DKI Jakarta

Buset Dah..! Politisi Mudah Partai Golkar, Sebut BPK RI Tempat Sarang Penyamun Politikus Senayan

Avatar of Redaksi
×

Buset Dah..! Politisi Mudah Partai Golkar, Sebut BPK RI Tempat Sarang Penyamun Politikus Senayan

Sebarkan artikel ini
Buset Dah..! Politisi Mudah Partai Golkar, Sebut BPK RI Tempat Sarang Penyamun Politikus Senayan
Keterangan Foto: Kantor Badan Pemeriksa Keuangan RI.

Pojokpublik Jakarta – Badan Pemeriksa Keuangan/BPK, berdiri pada 1 Januari 1947. sebagai lembaga auditor keuangan negara memiliki kewenangan dan bertugas, memeriksa pengelolaan dan tanggung jawab keuangan negara, nilai-nilai dasar BPK, yaitu integritas, independensi, dan profesionalisme.

Beberapa jenis pemeriksaan yang dilakukan BPK, yaitu pemeriksaan keuangan, pemeriksaan kinerja, dan pemeriksaan dengan tujuan tertentu.

Untuk dapat terwujud calon anggota BPK memiliki integritas moral, kejujuran tinggi dan tidak berlatar belakang politikus.

RIKO LESIANGI Politikus Muda Partai GOLKAR mendesak pihak penyeleksi komisi XI DPR RI bekerja secara transparansi dan sesuai peraturan perundang-undangan.

Proses seleksi yang buruk berdampak kepercayaan publik terhadap kredibilitas calon terpilih hasil seleksi DPR RI. Hal sangat sulit komisi XI DPR RI menjaga objektivitas dan pengaruh intervensi kekuasaan.

Semenjak terjangkit politik kekuasaan, BPK menjadi tempat sarang penyamun politikus senayan. Rentetan jeratan hukum tersandung kasus korupsi membelenggu beberapa anggota BPK RI, tergerus kredibilitas lembaga pemeriksa keuangan/BPK.

Seolah-olah membenarkan postulat, power tends to corrupt, absolute power corrupt absolutely, Kekuasaan memang cenderung korup dan sebuah kekuasaan yang absolut akan korupsi.

Politikus Muda ini berambisi dengan adanya perubahan fundamental mendasar mampu membuat BPK menjadi lembaga profesional, bukan, “lembaga politik”, dan Riko juga memberikan penilaian hanya figur dari kalangan profesional yang tepat sebagai auditor berpengalaman untuk menjalankan tugas pokok dan fungsi sebagai anggota BPK RI.

Terutama memiliki kapasitas sebagai pemeriksa keuangan mengingat tugas berat BPK RI ke depan sebagai garda terdepan dalam mewujudkan ketepatan sasaran keuangan negara bagi pembangunan bangsa dan negara.