Banten

Diduga Serobot Antrian Haji, Kemenag RI Perlu Evaluasi Kanwil Kemenag Banten

Avatar of Redaksi
×

Diduga Serobot Antrian Haji, Kemenag RI Perlu Evaluasi Kanwil Kemenag Banten

Sebarkan artikel ini
Diduga Serobot Antrian Haji, Kemenag RI Perlu Evaluasi Kanwil Kemenag Banten

Pojokpublik.id Serang – Penyelenggaraan ibadah haji 1444 H telah usai. Namun, tatakelola administrasi dan pelaksanaan ibadah rukun Islam kelima itu meninggalkan beberapa catatan. Salah satunya di provinsi Banten. Administrasi dan tatakelola harus dilakukan evaluasi. Terlebih, soal antrian haji.

Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kementerian Agama (Kemenag) Banten diduga melakukan intervensi soal antrian haji. Karena, Istrinya Indri Eka Pratiwi bisa pergi haji hanya menunggu waktu empat hari. Dugaan pelanggaran ini bagai api dalam sekam. Tidak ada pengusutan atau klarifikasi dari Kemenag Banten dan Kemenag RI.

Indri, sapa akrabnya, melakukan pendaftaran haji reguler pada tanggal 15 Juni 2023 di Kantor Kemenag Kota Serang. Tanpa menunggu lama, empat hari kemudian ia mendapatkan giliran pergi haji pada tanggal 19 Juni 2023. Berbeda dengan masyarakat lain yang mesti menunggu waktu sampai 20 tahun hingga 50 tahun.

Indri berangkat ke tanah suci melalui Kloter 64 JKG. Bersamaan dengan suaminya, Nanang Fatchurochman yang saat itu bertugas sebagai petugas pelayanan haji tim monitoring.

Diduga Serobot Antrian Haji, Kemenag RI Perlu Evaluasi Kanwil Kemenag Banten I PojokPublik

Menurut salah pejabat Kanwil Kemenag Banten yang tidak mau disebutkan, Indri Eka Pratiwi mendaftar haji melalui kuota reguler yang tersedia di Kemenag Kota Serang. Kemudian berangkat satu rombongan dengan Kanwil Kemenag Banten Nanang Fatchurochman melalui Kloter 64 JKG.

Selain itu, keberangkatan Nanang sebagai Kanwil Kemenag Banten, juga diketahui bertugas sebagai petugas haji dalam tim monitoring. Padahal, didalam pakta integritas poin ketiga yang harusnya dijalankan. Poin itu menerangkan tidak boleh mengutamakan urusan pribadi seperti melayani pasangannya, kelompok, dan golongan yang dapat mengganggu tugasnya sebagai petugas pelayanan haji.

Diduga Serobot Antrian Haji, Kemenag RI Perlu Evaluasi Kanwil Kemenag Banten I PojokPublik

Meski pelaksanaan ibadah haji telah usai, belum ada penindakan atau evaluasi yang disinyalir sebagai pelanggaran. Menyalahgunakan kewenangannya sebagai Kepala Kanwil Kemenag Banten. Nanang diharapkan mendapat perhatian yang serius dari Kemenag RI. Karena diduga melanggar administrasi yang telah ditetapkan.

Disamping itu, serobotan antrian haji hanya empat hari juga sebagai perbuatan yang bisa melukai hati masyarakat. Terutama bagi mereka yang berkeinginan menunaikan ibadah haji. Namun harus menunggu antrian selama 25-40 tahun.