Dinas PUPR Pandeglang Fokus Laksanakan Program JAKAMANTUL

pojokpublik.id,

Pandeglang, – Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang (PUPR) Melaksanakan Pembangunan infrastruktur Jalan lebih cepat dari tahun-tahun sebelumnya, upaya tersebut demi segera rampungnya Jalan Kabupaten Mantap Betul (JAKAMANTUL). Senin (21/3/2022)

Yudi Pramono selaku PPTK Bidang Bina Marga menjelaskan, “ruas jalan yang akan di bangun pada tahun 2022 ini kurang lebih 44 Km panjang ruas jalan, dan menelan dana anggaran sekitar Rp.115 Milyar, Dana itu bersumber dari dana DAK untuk pembangunan Cor Beton dan dari dana APBD untuk Pengaspalan,” ucapnya.

Yudi juga menambahkan bahwa masih ada proyek pembangunan yang masih dalam proses pengerjaan.

“Jumlah paket perkerjaan sebanyak 72 paket proyek, dan pada priode awal yang sudah terkontrak sejumlah 58 paket proyek, dan sisanya sejumlah 14 paket proyek masih dalam proses perencanaan,” sambungnya.
Yudi juga meminta kepada pihak kontraktor sebagai pelaksana dalam melaksanakan pekerjaan itu harus sesuai petunjuk pelaksana teknis.
”Hal ini demi terwujudnya pembangunan program Pemerintah Kabupaten Pandeglang, dengan program Jakamantul yang bertujuan untuk mencapai peningkatan perbaikan kondisi inspratruktur jalan kabupaten yang lebih baik,” ucapnya.

Hal senada dikatakan Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang Asep Rahmat menerangkan bahwa, “pelaksanaan kegiatan pembangunan tahun 2022 ini sedang berjalan dan diharapkan pekerjaan itu sesuai rencana dengan hasil kualitas baik, dalam rangka mendukung program Bupati Pandeglang pada program JAKAMANTUL” jelasnya.

“Mari kita dukung Program Jakamantul ini agar berjalan sesuai rencana dengan hasil kualitas yang baik,” tandas Asep Rahmat.

Selanjutnya Kepala Bidang Cipta Karya, Dede Lesmana menjelaskan bahwa disamping proyek JAKAMANTUL, Pemkab Pandeglang melalui DPUR juga telah merencanakan pembangunan Fasilitas Sosial lainnya.

“Selain itu Bidang Ciptakarya pada Dinas PUPR Kabupaten Pandeglang tahun 2022 ini melaksanakan kegiatan pembangunan diantarannya, OKP, Gedung Sekolah Menengah Pertama (SMP) serta Sanitasi dan Limbah,” ungkap Dede. (Red)

You might also like