DKI Jakarta

Hasil Final Rekapitulasi KPU, ETOS Ungkap Tak Sepakat Ada Mekanismenya

Avatar of Redaksi
×

Hasil Final Rekapitulasi KPU, ETOS Ungkap Tak Sepakat Ada Mekanismenya

Sebarkan artikel ini
Hasil Final Rekapitulasi KPU, ETOS Ungkap Tak Sepakat Ada Mekanismenya I PojokPublik
Keterangan Foto : Direktur Eksekutif Institut Etos, Iskandarsyah, Kamis (16/2)

Pojokpublik.id Jakarta – Direktur Eksekutif ETOS Indonesia Institute yabg juga pengamat politik Iskandarsyah menyampaikan selamat bagi Pemenang di Pilpres maupun Pileg 2024. Menurut Iskandar, keputusan harus tetap kita hargai.

“Apabila ada yang tidak berkenan atau tak puas maka mekanisme itu terbuka lebar didepan. Mahkamah Konstitusi (MK) adalah opsinya,” Kata Iskandar saat ditemui dibilangan Cikini Jakarta Pusat, Rabu 20/3/2024,

Menurut Iskandar, Walaupun kita melihat prosesnya agak berliku-liku dan penuh protes dimanapun. Tetapi keputusan final ini harus kita hargai dan hormati.

“Selaku penyelenggara KPU sudah melaksanakan tugasnya dan kita harus apresiasi tambah Iskandar, karena bukan perkara mudah mereka bisa laksanakan itu yang hasilnya dipertanggungjawabkan kepada hukum dan negara,” ucap Iskandar.

Dikatakan Iskandar, apabila ada niatan dari kubu yang lain juga harus kita hormati. Iskandar menyebut, Mahkamah Konstitusi (MK) adalah tempatnya atau opsinya.

“Ini negara kita kok, semua warga negara berhak dan punya hak dimata hukum, jadi haris kita hormati lanjut Iskandar, tinggal nanti kita sama-sama melihat keputusan Mahkamah Konstitusi (MK) seperti apa nantinya, jadi mari sama-sama kita hormati itu semua,” tutur Iskandar.

“Saya ucapkan selamat untuk pak Prabowo – mas Gibran atas hasil rekapitulasi KPU hari ini menjadi Presiden dan wakil Presiden periode 2024 – 2029, selamat juga pada semua calon-calon anggota legislatif, baik DPR RI, DPRD provinsi, kabupaten dan kota, juga para DPD RI terpilih, karena mereka juga siap-siap bekerja untuk rakyat pastinya,” sebut Iskandar.

“kita rakyat cuma bisa doakan saja, dan bagi yang tidak terpilih ingat “Setiap Orang ada Masanya dan Setiap Masa ada Orangnya, ” kata Iskandar seraya menutup wawancaranya. (Red)