Banten

Ini Kata Koordinator Matahukum Korwil Banten : Terkait Adanya Dugaan Kongkalikong Lelang Tender Pembangunan Waduk Karian Tahap III

Avatar of Redaksi
×

Ini Kata Koordinator Matahukum Korwil Banten : Terkait Adanya Dugaan Kongkalikong Lelang Tender Pembangunan Waduk Karian Tahap III

Sebarkan artikel ini
Ini Kata Koordinator Matahukum Korwil Banten : Terkait Adanya Dugaan Kongkalikong Lelang Tender Pembangunan Waduk Karian Tahap III I PojokPublik

LEBAK POJOKPUBLIK. ID – Dengan ramainya pemberitaan di berbagai media online terkait Lelang Tender Pekerjaan Relokasi Fasilitas Umum pada Daerah Genangan Bendungan Karian Tahap III, yang didugan banyak kongkalikong, dalam proses lelangnya di LPSE Kementrian Umummelalui BBWSC3 Provinsi Banten. Membuat, Rai Kusbini, yang biasa di sapa Asep Oray, Ketua Koordinator Lembaga Matahukum Korwil Provinsi Banten angkat bicara, menurutnya hal tersebut memang sering terjadi dan bukan hal yang tabu didalam sistem lelang atau tender di indonesia,” ungkapnya saat di minrai tanggapannya oleh Polisinews, melalui sambungan Whatsappnya pada 29/3/2023

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

” Jika memang itu yang terjadi, terkait adanya dugaan KKN dan nepotisme serta kongkalikong didalam sistem lelang pemenang tender tersebut, saya kira itu sudah tidak asing lagi di telinga masyatakat dan bukan hal yang tabu lagi di indonesia saat ini, dan itu menambah catatan permasalaha yang terjadi dalam proses pembangunan tersebut. Namun yang pasti kita sebagai masyarakat harus selalu memonitor dan mengawasi pembanguna yang di biayai oleh uang rakyat tersebut, dari mulai lelang hingga proses pembangunnya sesuai dengan UU KIP, UU no 18 Tahun 1999 Tentang Kontruksi, PP 20 Tahun 2020,” Ujar Oray sapan akrabnya

Asep Oray, menambahkan, untuk pembanguna waduk karian yang berlokasi di Kabupaten Lebak semdiri, kita dari Lembaga Matahukun, beberapa tahun ini terus memantau dan melakukan pemgumpulan data dan informasi serta bukti permasalahan yang terjadi dalam pembangunan waduk karian tersebut, seperti permasalahan pembayaran lahan masyarakat yang sampi saat ini masih ada yang belum selesai, serta adanya dugaan penggunaan bahan metrial yang tidak sesuai standart spesipikasi, hingga permasalahan Relokasi Sarana Fasum dan Pasos bagi masyarakat terelokasi yang sampai masih belum terselesaikan di beberpa wilayah, salah satunya di Kampung Sintalwangi Desa Sukajaya Kecamatan Sajira,” Papar nya

Asep Oray, menambahkan, dan kami dari lembaga Matahukum Korwil Banten akan terus mengawal permasalahan tersebut sampai tuntas, dan saat ini kita dari Matahukum sedang mempersiapkan beberapa langkah agar permasalah dan dugaan tersebut dapat selesai dan terbuka , dan jika dalam pembangunan tersebut ada indikasi pelanggaran hukum maupun kerugian Negaranya maka kita akan, melakukan pelaporan,” Pungkasnya Tandes

( Red )