DaerahBantenLebak

Ini Pesan Ketua PCNU Lebak Pada Acara Penetapan Cakades Desa Sukasari

Avatar of Redaksi
×

Ini Pesan Ketua PCNU Lebak Pada Acara Penetapan Cakades Desa Sukasari

Sebarkan artikel ini
Ini Pesan Ketua PCNU Lebak Pada Acara Penetapan Cakades Desa Sukasari I PojokPublik

POJOKPUBLIK.ID LEBAK – Pemilihan Kepala Desa di kabupaten Lebak tahun 2021 adalah momen untuk menjadikan Iklim Demokrasi untuk menjadikan Ajang Dakwah terkhusus di desa Sukasari, kecamatan Cipanas, kabupaten Lebak Banten, hal itu dikatakan oleh Ketua Organisasi Islam Terbesar di Indonesia Nahdlatul ‘Ulama Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Lebak yang juga sebagai ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Sukasari Kiyai Aef Saefudin Asy-Syadzili, pada acara penetapan calon Kepala Desa. Senin (23/08/2021)

Dalam sambutannya Aep Saefudin mengatakan, siapapun yang nantinya terpilih sebagai Kepala Desa Sukasari, ia berharap nantinya bisa memegang tanggung jawab, serta amanah yang sudah diberikan Masyarakat.

“yang namanya kepala desa adalah Jabatan, serta amanah dan tanggung jawab, Bertanggung jawab ke masyarakat dan allah, maka Siapapun yang terpilih dari ketiga putra terbaik yang sedang Berkompetisi Politik di tingkat desa harus amanah, jangan jadikan jabatan sebagai kekuatan untuk memperkaya diri”. Tuturnya

Aef Saefudin pun mengatakan, Kepala Desa yang nantinya akan terpilih, harus bisa membangun Sumber Daya Manusia (SDM) agar Sukasari menjadi Desa yang unggul.

“Jadikan jabatan nanti untuk memperbaiki beberapa kekurangan-kekurangan dimasyarakat, guna membangun sumber daya manusia dan alam Desa Sukasari, menjadi Desa yang unggul, inovatif, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan di Kabupaten Lebak”. Tegasnya

Lanjut Akang sapaan akrab Aef, Sukasari yang terkenal sebagai Zona Merah dikala Pemilihan Desa, saya percaya dan yakin melihat para kandidat yang antusias untuk membangun Desa dengan Niat yang baik, di tahun 2021 ini Desa Sukasari khususnya akan menjadi Zona Hijau.

“saya berharap kepada para calon nanti harus menjadi penyejuk di masyarakat, dan ketika akan berkampanye harus mencontohkan hal-hal yang baik, jangan hanya mengajak, tapi harus juga mencontohkan, Jangan elitis tapi harus merakyat harus melayani dan jangan maunya dilayani”. Pungkasnya