Jajaran Pengawas Pemilu Diminta Catat Kerja-Kerja Pencegahan Bawaslu dalam Buku Saku

Pojokpublik.id, Malang, Badan Pengawas Pemilihan Umum- Anggota Bawaslu Totok Hariyono meminta jajaran pengawas pemilu untuk selalu mencatat kerja-kerja pencegahan Bawaslu dalam buku saku pencegahan. Baginya, hal ini merupakan jejak administrasi yang penting, serta bukti konkret pengawas pemilu mengedepankan pencegahan daripada penindakan.

“Ada buku saku pencegahan, setiap kita (pengawas pemilu) nanti punya buku saku pencegahan. Misal tanggal sekian saya (pengawas pemilu) menemui peserta pemilu melakukan sosialisasi, imbauan dalam rangka pencegahan, maka harus dicatat,” pinta dia dalam kegiatan penutupan Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Gelombang III Persiapan Penyelesaian Sengketa Proses Pemilu 2024, di Jawa Timur, Sabtu lalu (3/12/2022).

Baca juga :

DPR RI Dorong Bawaslu Evaluasi Pengawasan

Bawaslu Mansel Resmi Buka Pendaftaran Pemantau Pemilu 2024

Totok mengingatkan arah kebijakan Bawaslu kali ini yakni mengutamakan pencegahan daripada penindakan. Maka dia meyakini melalui kerja-kerja pencegahan, nantinya permohonan sengketa serta laporan pelanggaran pemilu dapat diminimalisir.

“Bawaslu sekarang basisnya gotong royong maka kita lebih utamakan pencegahan dibanding penindakan. Maka dari itu kita perbanyak sosialisasi, imbauan. Juaranya bukan Bawaslu yang banyak menangani pelanggaran administrasi, atau menyelesaikan sengketa proses, akam tetapi yang bisa meminimalisir penyelesaian sengketa, meminimalisir pelanggaran pemilu itulah pemenangnya,” papar mantan jurnalis itu.

Totok juga meminta mereka untuk melakukan kerja-kerja profesional serta kekeluargaan sesuai tugas dan fungsi Bawaslu. Kata dia, seluruh anggota Bawaslu di semua tingkatan merupakan orang-orang pilihan. “Saya yakin dengan ikatan emosinal hati serta profesionalitas, Pemilu 2024 akan berjalan lebih baik lagi,” kata Totok.

Sebagai informasi, Rakernis Gelombang III ini diikuti 95 Koordinator Divisi Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten/Kota dari lima provinsi; Lampung, Jawa Barat, Sulawesi Tengah, Kalimantan Selatan, dan Papua.(*)

You might also like