Lebak

Kamis warga Baduy Korban Lakalantas Tergeletak Keritis Usai Ditolak Puskesmas Leuwidamar

Avatar of tuan_budi
×

Kamis warga Baduy Korban Lakalantas Tergeletak Keritis Usai Ditolak Puskesmas Leuwidamar

Sebarkan artikel ini
Kamis warga Baduy Korban Lakalantas Tergeletak Keritis Usai Ditolak Puskesmas Leuwidamar I PojokPublik

LEBAK POJOKPUBLIK.ID  – Puskesmas Leuwidamar Kecamatan Leuwidamar Kabupaten Lebak Banten diduga tolak pasien kritis akibat Lakalantas. Hal tersebut di ungkapkan, Kiman, keluarga korban kepada awak media pada 5/4/2023 sekitar pukul 22 : 30 Wib melalui sambungan Whatsapp

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Menurut Kiman, saudaranya beserta temannya mengalami kecelakaan lalulintas sekitar pukul 21 : 00 Wib, hingga mengalami luka luka, mengingat luka saudaranya cukup serius, lantas dirinya berinisiatip membawa saudaranya ke Puskesmas Leuwidamar, sekitar pukul 21: 00 Wib, bersama enam temannya yang sama sama mengalami kecelakaan lalu lintas, dari ke 6 korban, saudara saya yang bernama ( Kemis/Red ) kondisinya sangat parah,” Papar Kiman

Masih kata Kiman, namun aat tiba di puskesmas Leuwidamar sekira pukul 22 : 00, Wib, pihak puskesmas leuwidamar, menolak untuk merawat saudara saya yang kondisinya sangat memprihatinkan, pihak puskesmas hanya membersihkan luka luka ke enam korban, namun tidak bersedia merawat saudara saya yang kritis,, dengan alasan tidak ada perawatnya,” Jika ingin di rawat harus menunggu besok kata pekerja di puskeas tersebut,” Ungkapnya

Kiman, menambahkan, setelah membayar biaya pengobatan ke lima teman saudara saya sebesar Rp 350,000, dengan kondisi kebingungan dan panik karena mendapat penolakan, akhirnya saudara saya, saya bawa kembali pulang ke ciboleger. Dengan adanya penolakan tersebut, kami selaku masyarakat sangat kecewa sekali dengan pelayanan puskesmas Leuwidamar, karena tidak mementingkan pertolongan, padahal saudara saya kondisinya sangat leritis. Padaha berapapun biayanya kami pasti bayar asal saudara saya mendapat penanganan. Dengan kejadian ini saya berharap kepada pihak pemerintah agar memberikan teguran kepada puskesmas Leuwidar, agar hal ini tidak terjadi lagi kepada masyarakat lainnya,” Pungkas Kiman kesal

Sampai berita ini di terbitkan, awak media masih berusaha meminta tanggapan dari pihak Puskesmas maupun Dinas terkait

( Rai Kusbini )