BantenPandeglang

Ketua PC Fatayat NU Kota Tangerang Beri Motivasi Kepada Peserta Pelatihan Di BLKK Al Qudratiyah Pandeglang

Avatar of Redaksi
×

Ketua PC Fatayat NU Kota Tangerang Beri Motivasi Kepada Peserta Pelatihan Di BLKK Al Qudratiyah Pandeglang

Sebarkan artikel ini
Ketua PC Fatayat NU Kota Tangerang Beri Motivasi Kepada Peserta Pelatihan Di BLKK Al Qudratiyah Pandeglang
Keterangan Foto: Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Kota Tangerang Noni Menawati dalam acara Pelatihan Berbasis Kompetensi yang diadakan oleh Balai Latihan Kerja Komunias (BLKK) Al Qudratiyah Pandeglang, Selasa 2/7/2024.

Pojokpublik.id Pandeglang – Jadilah orang yang bermanfaat buat orang lain. Biar bermanfaat salah satu jalannya adalah jadi pengusaha. Seorang pengusaha tidak pernah berpikir untuk menjadi karyawan tapi akan selalu berpikir untuk membuka lapangan pekerjaan alias jadi Bosnya karyawan.

Demikian disampaikan Ketua Pimpinan Cabang Fatayat NU Kota Tangerang Noni Menawati dalam acara Pelatihan Berbasis Kompetensi yang diadakan oleh Balai Latihan Kerja Komunias (BLKK) Al Qudratiyah Pandeglang, Selasa 2/7/2024.

Lebih lanjut Noni menyampaikan bahwa habis pelatihan ini harus ada perubahan dalam berpikir atau mindset. Harus siap menjadi Bos. Dan harus berpikir bagaimana menjadi wirausaha yang sukses. Mulailah dari usaha yang kecil, jika dijalankan dengan ketekunan dan konsistensi lama-lama juga bisa menjadi besar.

Menjadi Bos harus disiapkan secara mental. Karena jalannya pasti tidak mulus bahkan akan banyak tantangan. Tantangan jangan jadikan halangan untuk maju tapi jadikan motivasi untuk semakin maju, ungkap alumni Pondok Pesantren Babussalam Cimone Tangerang ini.

“Bos harus disiapkan secara mental. Karena jalannya pasti tidak mulus bahkan cenderung banyak tantangan. Tantangan jangan jadikan halangan untuk maju tapi jadikan motivasi untuk semakin maju. Tantangan harus dihadapi bukan ditinggal lari,” kata Noni dengan suara lantang.

Materi yang telah diberikan harus bisa di aplikasikan. Banyak yang sudsh disampaikan oleh instruktur. Disamping diajari bagaimana membuat sebuah produk yang menarik juga di ajari juga tentang keselamatan dsn kesehatan kerja (K3), sanitasi dan kebersihan kerja, dan lain lain, ujarnya.

“Kalian sudah banyak diberi teori tentang berwirausaha bahkan langsung praktek bagaimana membuat sebuah produk. Jangan sampai itu sia-sia karena tidak langsung di praktekkan,” tambah Noni.

Sebelum mengakhiri materinya, alumni UIN Syarif Hidayatullah Jakarta ini memberikan quote kepada peserta, “Kegagalan bukanlah hambatan untuk maju dalam berusaha tapi kegagalan adalah kunci kesuksesan seorang pengusaha”.***