Example floating
Example floating
Example 728x250
DaerahBanten

Ngerih, FKPT Banten Bangun Narasi Media Cegah Terorisme

Avatar of Editor klan
×

Ngerih, FKPT Banten Bangun Narasi Media Cegah Terorisme

Sebarkan artikel ini
Ngerih, FKPT Banten Bangun Narasi Media Cegah Terorisme I PojokPublik

POJOKPUBLIK.iD SERANG  – Bidang Media Hukum dan Humas Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Banten menggelar lounching “Gerakan Kewaspadaan Dini Masyarakat Membangun Narasi Media Cegah Radikal Teroris” yang dihadiri oleh Pemerintah Daerah, TNI, Polri, tokoh masyarakat dan tokoh agama, jurnalis media cetak maunpun online, Senin 11 Oktober 2021.

Hadir dalam acara tersebut dan memberikan sambutan Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat BNPT RI Chairil Anwar, Kapolda Banten yang di wakili oleh Dirbimas POLDA Banten Kombes Pol. Riki yanuarfi dan Gubernur Banten yang di wakili oleh Asda 1 Pemeritah Daerah Provinsi Banten ASDA 1 Drs. Septo Kalnadi.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!
Example 300x600

Baca juga  : Kapolda Banten Perintahkan Jajaran Netral Saat Pilkades

Kegiatan ini dimulai oleh sambutan DR. KH. Amasy Tadjudin, Selaku Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Teroris (FKPT) Provinsi Banten. Dalam Sambutannya KH. Amas mengingatkan bahwa Banten menjadi daerah sangat potensial bagi pertumbuhan dan perkembangan fahan radikalis teroris.

“Masyarakat harus selalu waspada bahwa teroris menjadikan Banten sebagai daerah yang potensial terakhir tertangkap dua orang teroris di banten oleh karena harus di cegah dengan nembangun narasi media dalam cegah radikal teroris,” ungkap Amasy Tajudin.

Sementara Kombes Pol. Riki yanuarfi mewakili Kapolda Banten dalam sambutanya menegaskan menegaskan bahwa sampai saat ini Polda Banten terus menerus melakukan kolaborasi dengan FKPT Banten dalam menjalakan program deredakalisasi dengan tujuan menghilangkan citra negatif Banten sebagai tempat tumbuh suburnya Faham Radikalis Teroris.

Sedangkan Chairil Anwar memberikan penjelasan bahwa agar tidak terpapar masyarakat harus mampu mengenali indikator dari kelompok radikalis teroris.

“Beberapa ciri yang jelas bagi para teroris anatara lain Rajin Mencari Informasi diologi keagamaan yang keras, ekslusif menarik diri dari msyarakat, hubungan yang kurang baik dengan orang tua, menggunakan atribut atrubut yang khas” katanya.

Begitu pula Gubernur Banten yang diwakili Asda 1 Pemprov Banten, Drs. Septo Kalnadi menyambut baik dan mengapresiasi lounching “Gerakan Kewaspadaan Dini Masyarakat Membangun Narasi Media Cegah Radikal Teroris yang dilaksankan oleh FKPT Banten.

Selain itu, Drs Septo Kalnadi mengatakan, “ Terorisme tidak hanya ancaman bagi masyarakat akan tetapi lebih luas merupakan ancaman terhadap Kedaulatan Bangsa dan Negara,” tuturnya.

Sementara itu, narasumber utama dalam kegiatan ini adalah Brigjen Pol R Ahmad Nurwakhid mengatakan, “paham Radikal terorisme merambah hingga media sosial, hal ini terlihat dari adanya perekrutan kelompok teroris yang menggunakan media sosial hingga tersebarnya konten-konten radikal, Per 3 April 2021, terdapat 20.543 konten terindikasi terorisme di media sosial. Menkominfo menyatakan. saat ini pemerintah masih aktif melakukan literasi digital agar masyarakat dapat memilah informasi dan terhindar dari konten radikalisme,” katanya. (Dj)

Example 300250