Nordin Korban Kekerasan Yang Kasusnya Ditangani Polsek Metro Penjaringan, Berharap Tersangka Segera Ditahan

POJOKPUBLIK.ID JAKARTA – Nordin seorang pria asal Bagan Siapi-api Riau yang berdomisili di Jalan H Kramat Teluk Gong, Kelurahan Pejagalan, Kecamatan Penjaringan Jakarta Utara menjadi korban kekerasan yang dilakukan oleh Kakak iparnya beserta dua orang anak iparnya yang tak lain keponakannya sendiri, yang berinisial AKS, JH, dan JW. korban Nordin kini masih mengalami trauma akibat pengeroyokan yang dilakukan di muka umum tersebut.

Nordin mengatakan, Awal mula kejadian dirinya mendapatkan laporan dari karyawannya bahwa, salah seorang pelaku memanjat pagar rumah orang tuanya, lalu mencabut dan merusak CCTV yang terpasang, mendengar hal itu Nordin lantas Bergegas menuju rumah orang tuanya, sesampai di rumah orang tuannya, Nordin yang hendak masuk ke rumah orang tuanya dihalangi oleh pelaku, dan akhir nya terjadilah pemukulan oleh salahsatu pelaku, yang diikuti oleh kedua pelaku lainnya.

“Sesampainya di rumah orang tua saya, saya pun bergegas hendak masuk kedalam rumah, namun dihadang oleh pelaku tidak boleh masuk ke rumah, dan tanpa basa basi salahsatu pelaku yaitu kakak ipar saya memukul saya diikuti pula oleh kedua orang anaknya, saya dipukul bertubi-tubi oleh ketiga pelaku itu, hingga saya babak belur sampai-sampai berlumuran darah”. Terang Nordin kepada awak media. Jum’at (08/04/2022)

Foto istimewa saat terjadinya pengeroyokan korban Nordin

Nordin pun mengaku tidak tahu apa alasan pelaku sehingga dengan kejinya memukul dirinya, sedangkan pelaku sendiri adalah ipar dan keponakan-keponakannya sendiri, yang rumahnya bersebrangan dengan tempat tinggalnya. Hingga saat ini kata Nordin dirinya dan keluarganya masih trauma, dan kerap kali mendapat ancaman.

“Saya trauma, kadang sampai saat ini pun kepala saya masih sering sakit, akibat dari pemukulan itu, saya pun pernah satu kali merasa di teror, ketika saya berpapasan dengan salahsatu pelaku, lantas pelaku tersebut berputar arah mengikuti saya dari belakang hingga kerumah”. Jelasnya

Nordin pun kini sudah melaporkan kasusnya ke Polsek Metro Penjaringan, dirinya pun berharap agar pelaku diproses secara hukum yang berlaku, dan berharap segera mendapat keadilan.

“Saya berharap pelaku segera ditahan, karna selama ini saya kerap kali merasa terancam, bahkan pelaku selalu bilang dirinya tidak takut dilaporkan, seolah-olah dia tidak bisa dihukum”. Kata Nordin

Sementara itu, AKP Fajar, S.i.K Kepala Unit Reserse Kriminal (Kanit Reskrim) Polsek Metro Penjaringan membenarkan adanya laporan dari pelapor Nordin, dan kini pihaknya masih melakukan penyidikan namun ketiga pelaku sudah ditetapkan sebagai tersangka.

“Iya benar dari beberapa orang yang sudah kita periksa dan di mintai keterangan, sudah ada tiga orang yang kita tetapkan sebagai tersangka”. Tuturnya

Ditanya apakah tersangka sudah dilakukan penahanan, AKP Fajar, S.I.K mengatakan, belum melakukan penahanan dan masih dalam penyidikan.

“Selama proses penyidikan pelaku koperatif, selalu datang jika dipanggil, 3 orang sudah ditingkatkan statusnya menjadi tersangka, dan akan dikenakan Pasal 170 KUHP dengan ancaman hukuman penjara lima tahun enam bulan”. Tegasnya.

(Angga/Red)

You might also like