Serang

Pemerintah Dan Kader Desa Malanggah Diduga Pungut Pencairan PKH Dan BPNT Dari KPM

Avatar of Redaksi
×

Pemerintah Dan Kader Desa Malanggah Diduga Pungut Pencairan PKH Dan BPNT Dari KPM

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Dan Kader Desa Malanggah Diduga Pungut Pencairan PKH Dan BPNT Dari KPM I PojokPublik

SERANG POJOKPUBLIK.ID – Beberapa minggu yang lalu Perintah Pusat melakukan penyaluran bantuan sosial seperti PKH dan BPNT secara serentak di seluruh indonesia. Tak terkecuali di Desa Malanggah Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang Banten, dengan sistem melalui kantor desa atau Kantor Kecamatan, yang bekerjasama dengan Kantor Pos, sehingga memudahkan Keluarga Penerima Manfaat ( KPM ) untuk mencairkan bansos dengan hanya membawa syarat yaitu KTP dan KK yang asli.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

Hal tersebut sebagaimana surat edaran Presiden dan Kementerian Sosial bahwa Bantuan pangan non tunai ( BPNT ) di salurkan melalui PT Pos Indonesia dalam bentuk tunai untuk percepatan , serta dalam pecairan uang tunai tersebut jangan sampai KPM di paksakan di giring untuk membeli sembako di salah satu agen dan tidak boleh ada pungli, biila masyarakat menemukan pungli agar segera laporkan ke APH ( Aparat Penegak Hukum )

Rupanya hal tersebut diduga tidak belaku Desa Malanggah, Kecamatan Tunjung Teja Kabupaten Serang, Pasalnya ada beberapa penerima manfaat yang mengaku di sunat oleh pihak Kader besrta pihak Pemerintah Desa, seperti yang di ungkapkan salah satu KPM di Desa Malanggah, yang minta namanya di rahasiakan, kepada Awakedia, ada 6/4/2023

Menurutnya, saat pembagian PKH dan BPNT, tersebut dirinya beserta KPM lainnya di pintain uang sebesar 50.000 oleh pihak Kader dan aparatur desa, bahka kan ada yang lebih dari segitu pak,” ujarnya

Lebih lanjut iya mengatakan, sebetulnnyamah kami tidak mau pak,,tapi karena mereka mengatakan, jika ga pada mau ngasih maka akan kami coret. ya ” Kami takul pak,,makanya kami terpaksan memberikan kepada mereka.” Ungkasnya

Saat di mengonfiasi melalui Whatsapp nya, pihak Pemerintah Desa Malangga dan Dan Kader tidak menjawab pertanya wartawan.

( Rai )