Peran Pramuka Dalam Mengoptimalkan Media Komunikasi Untuk Melestarikan Budaya Negeri di Era New Normal.

Penulis ; Verra Tri Satria, CEO Mata Tunas 17, penulis dan pembina Pramuka diberbagai sekolah

POJOKPUBLIK.ID – Anggota Pramuka merupakan salah satu elemen bangsa dari segmen generasi muda yang selalu diberikan pembekalan dan pengetahuan tentang bagaimana cara merawat Indonesia, dengan cara melestarikan budaya dan kearifan lokal. Hal ini sesuai dengan prilaku yang diajarkan didalam Tri Satya dan Dasadarma.

Selain untuk menjaga persatuan dan kesatuan, budaya juga berfungsi untuk menanamkan rasa cinta tanah air, meningkatkan jiwa patriotisme dan memupuk rasa percaya diri untuk menuju kesehjatraan bersama.

Begitu penting budaya bagi sebuah bangsa, maka diharapkan bagi anggota Pramuka dapat fokus untuk melestarikan dan merawatnya. Keterlibatan anggota Pramuka didalam menjaga budayanya sangat beralasan mengingat arus informasi saat ini semakin deras dan terbuka, bahkan jika tidak disaring akan dapat merubah atau dapat juga merusak tatanan yang sudah dirangkai dengan apik oleh leluhur bangsa ini. Dari informasi yang masuk pastinya akan berdampak pada budaya luar yang bisa saja bukan ahanya digandrungi oleh para remaja namun juga dapat menenggelamkan budaya local.

Baca juga :Aksi Heroik Pramuka Banten Cegah Penyebaran Covid-19

Begitupun anggota Pramuka yang secara notabene sebagai generasi muda dapat menjadi scranning atau agen untuk memilah kebudayaan yang masuk untuk menjaga nila-nilai budaya yang sudah ada.

Karena akan menjadi bahaya jika budaya yang masuk tidak sesuai dengan tatanan yang selama ini menjadi kesepakatan untuk dilaksanakan didalam kehidupan sebagai bangsa yang besar, dan itu akan menjadi sebuah ancaman yang besar.

Untuk menciptakan rasa aman dan nyaman dari ancaman budaya luar, maka tak mungkin bisa dihindari bahwa Gerakan Pramuka yang selama ini juga menjadi alat perekat bangsa, harus dapat menjaga dan melestarikan kebudayaan tersebut. Salah satu untuk melakukan itu adalah dengan menggunakan media komunikasi yang baik.

Pandemi covid 19 yang selama ini terjadi, memang telah memaksa umat manusia untuk dapat menggunakan alat media komunikasi lebih masif. Hal ini dilakukan sebagai alat untuk berinteraksi dan saling memberi informasi. Dari sini kita tahu betapa media komunikasi sangat penting untuk menunjang visi dan misi kita agar lebih cepat tersampaikan

Bagi anggota Pramuka, penguasaan didalam menggunakan teknologi media komunikasi menjadi sebuah keharusan. Mengingat hampir seluruh mobilitas dan pekerjaan manusia yang sifatnya informasi selalu bergantung pada teknologi media komunikasi. Bukan hanya sekedar untuk berbisnis atau memperkenalkan eksistensi diri, tapi media komunikasi juga harus dioptimalkan sebagai alat untuk melestarikan budaya.

Akan banyak fungsi dan manfaat yang bisa dipetik dari penggunaan tekhnologi media komunikasi terhadap kebudayaan diantaranya, dapat mempermudah konsep visual yang dibutuhkan, mempercepat informasi kepada target yang ditentukan, membantu meningkatkan daya tarik tersendiri, menjaga kepemilikan kebudayaan dari klaim pihak luar, meningkatkan kreatifitas dalam mendemonstrasikan budaya, dapat menjadi platform kolaboratif, sebagai alat penelitian dan riset serta evaluasi, mendorong metode pemasaran yang baru dan meningkatkan kemampuan untuk membuat berita menarik serta meningkatkan semangat literasi dan komunikasi

Dari sini kita sadar, bahwa ternyata mengoptimalkan media komunikasi bagi anggota Pramuka didalam menjaga dan menyiarkan budaya Indonesia sangatlah penting, terlebih lagi keberadaan Gerakan Pramuka didalam dunia pendidikan sangatlah menunjang untuk selalu memberi progres yang positif terhadap aura kebuadayaan. Pada akhirnya kita akan semakin semangat untuk belajar dan menerapkan tentang bagaimana mengkolaborasikan antara tekhnologi modern dan Kebudayaan.

You might also like