Tangerang

PERUMDAM TKR Kabupaten Tangerang Lakukan Audiensi dengan Ombudsman Republik Indonesia

Avatar of Redaksi
×

PERUMDAM TKR Kabupaten Tangerang Lakukan Audiensi dengan Ombudsman Republik Indonesia

Sebarkan artikel ini
PERUMDAM TKR Kabupaten Tangerang Lakukan Audiensi dengan Ombudsman Republik Indonesia I PojokPublik

Pojokpublik.id, TANGERANG| Perusahaan Umum Daerah Air Minum Tirta Kerta Raharja (PERUMDAM TKR) Kabupaten Tangerang melakukan audiensi dan dengar pendapat di kantor Ombdusman RI pada Rabu (08/3/2023) bertempat di H.R Rasuna said, Kuningan, Jakarta.

Thank you for reading this post, don't forget to subscribe!

 

Kedatangan Direktur Utama PERUMDAM TKR Kabupaten Tangerang, Sofyan Sapar diterima langsung oleh Ketua Ombudsman RI, Mokhammad Najih dan beberapa anggota Ombudsman RI lainnya.

 

Pada kesempatan audiensi tersebut, Sofyan Sapar membahas beberapa permasalahan yang disampaikan terkait isu pelayanan air bersih dan sanitasi di Indonesia.

 

“Kami membahas tentang regulasi dan problematika santitasi yang belum optimal, serta cakupan pelayanan air bersih yang masih rendah,”singkatnya.

Baca juga: Perumdam TKR Bangun Jaringan Pipa Air Minum Untuk 32 Ribu Sambungan Langganan Baru

Selain itu juga , Kata Sopyan pihaknya membahas terkait adanya isu tentang pengelolaan dana pensiunan insan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) air minum se-Indonesia, yang diharapkan lebih transparan dan menerapkan prinsip dan nilai tata kelola perusahaan yang baik Good Corporate Governance (GCG).

 

Sementara itu Mokhammad Najih Ketua Ombudsman RI menyampaikan, bahwa BUMD air minum di Indonesia harus mengutamakan pelayanan untuk masyarakat dengan mematuhi segala aturan dan berupaya untuk tidak melakukan maladministrasi, meningkatkan pelayanan, juga merespon setiap bentuk pengaduan terkait kualitas, kuantitas dan kontinuitas pelayanan air minum.

 

“Diharapkan semua stakeholder ikut mendorong terkait dengan usaha pelayanan air minum di Indonesia melakukan kerjasama dan pendampingan dengan Ombudsman RI terkait pencegahan tindakan maladaministrasi, penerapan tata kelola perusahaan yang baik dalam struktur organisasi BUMD air minum, serta pengawasan terhadap manajemen pengelolaan dana pensiun karyawan BUMD air minum se-Indonesia,”jelasnya.

 

Menurutnya, dengan adanya pendampingan dan kerjasama tersebut, nantinya bisa mengurangi tingkat pengaduan pelayanan tentang BUMD yang diterima oleh Ombudsman Tahun 2022 Se-Indonesia sebanyak 572 kasus.

 

“Pertemuan ini berharap bisa berkesinambungan dan bisa menjadi contoh untuk BUMD lain,”pungkasnya. (Ard)