Program PIP Di SDN 1 Pajagan Yang Tak Kunjung Cair Menjadi Pertanyaan Wali Murid, Ada Apa Ya?

POJOKPUBLIK.ID – Carut Marut Pembagian bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) di sekolah SDN 1 Pajagan menuai banyak pertanyaan. Tak sedikit wali murid mempertanyakan terkait bantuan yang tak kunjung cair, karena rekening bank milik siswa penerima PIP tersebut kosong.

Setelah awak media melakukan investigasi di lapangan benar saja, Wali murid banyak yang merasa kecewa setelah disuruh oleh pihak sekolah melakukan pencairan ke bank milik BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah tersebut, karena buku tabungan yang diberikan oleh pihak sekolah masih kosong.

“Saya sudah ke bank pak (menyebut wartawan) membawa buku tabungan dan surat keterangan dari sekolah, namun kata pihak bank buku tabungannya kosong, dan nomor rekeningnya pun salah”. Ungkap salahsatu wali murid yang namanya enggan disebut. Rabu (10/08/2022)

Tak hanya itu, wali murid yang lain pun mengatakan hal yang sama, namun perbedaannya sebelumnya ia pernah dua kali mendapatkan bantuan PIP di tahun 2019 dan 2021. Namun ia bingung kok di tahun 2020 dirinya tidak dapat, dan di tahun 2022 pun saldonya kosong, padahal print rekening koran dari bank menjelaskan ada saldo 450rb namun tidak bisa dicairkan.

“Saya pernah dua kali dapat bantuan PIP sebesar 450rb pada tahun 2019 dan tahun 2021 tapi 2020 tidak dapat, dan kemarin saya cek ke bank saya print minta rekening koran, ada saldo 450rb tapi gak bisa dicairkan dengan alasan katanya masih kosong”. Jelasnya dengan nada kecewa

Para wali murid pun mengatakan selama ini buku tabungan di simpan oleh pihak sekolah, baru kemarin dibagikan kepada wali murid.

Sementara itu, pihak sekolah SDN 1 Pajagan ketika dikonfirmasi terkait hal ini, enggan memberikan komentar dengan alasan kepala sekolah sedang tidak berada ditempat, malah menyodorkan amplop berisi uang untuk bensin kepada wartawan.

“Maaf pak ini buat bensin aja, soalnya kepala sekolahnya lagi gak ada, dan nomor teleponnya jarang aktif, nanti aja kesini lagi”. Kata salahsatu guru yang ada di ruang guru SDN 1 Pajagan. (Angga)

POJOKPUBLIK.ID – Carut Marut Pembagian bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) di sekolah SDN 1 Pajagan menuai banyak pertanyaan. Tak sedikit wali murid mempertanyakan terkait bantuan yang tak kunjung cair, karena rekening bank milik siswa penerima PIP tersebut kosong.

Setelah awak media melakukan investigasi di lapangan benar saja, Wali murid banyak yang merasa kecewa setelah disuruh oleh pihak sekolah melakukan pencairan ke bank milik BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah tersebut, karena buku tabungan yang diberikan oleh pihak sekolah masih kosong.

“Saya sudah ke bank pak (menyebut wartawan) membawa buku tabungan dan surat keterangan dari sekolah, namun kata pihak bank buku tabungannya kosong, dan nomor rekeningnya pun salah”. Ungkap salahsatu wali murid yang namanya enggan disebut. Rabu (10/08/2022)

Tak hanya itu, wali murid yang lain pun mengatakan hal yang sama, namun perbedaannya sebelumnya ia pernah dua kali mendapatkan bantuan PIP di tahun 2019 dan 2021. Namun ia bingung kok di tahun 2020 dirinya tidak dapat, dan di tahun 2022 pun saldonya kosong, padahal print rekening koran dari bank menjelaskan ada saldo 450rb namun tidak bisa dicairkan.

“Saya pernah dua kali dapat bantuan PIP sebesar 450rb pada tahun 2019 dan tahun 2021 tapi 2020 tidak dapat, dan kemarin saya cek ke bank saya print minta rekening koran, ada saldo 450rb tapi gak bisa dicairkan dengan alasan katanya masih kosong”. Jelasnya dengan nada kecewa

Para wali murid pun mengatakan selama ini buku tabungan di simpan oleh pihak sekolah, baru kemarin dibagikan kepada wali murid.

Sementara itu, pihak sekolah SDN 1 Pajagan ketika dikonfirmasi terkait hal ini, enggan memberikan komentar dengan alasan kepala sekolah sedang tidak berada ditempat, malah menyodorkan amplop berisi uang untuk bensin kepada wartawan.

“Maaf pak ini buat bensin aja, soalnya kepala sekolahnya lagi gak ada, dan nomor teleponnya jarang aktif, nanti aja kesini lagi”. Kata salahsatu guru yang ada di ruang guru SDN 1 Pajagan. (Angga)

You might also like