Target Besar Ayep Zaki Usai Diangkat Jadi Wakil Bendahara PP HPN

POJOKPUBLIK.ID JAKARTA – Pegiat ekonomi kerakyatan dan pertanian, H. Ayep Zaki, resmi diangkat jadi Wakil Bendahara Pengurus Besar (PB) Himpunan Pengusaha Nahdliyin (HPN) berdasarkan Surat Keputusan (SK) Kemenkumham Nomor AHU-0000894.AH.01.08.Tahun 2022 per tanggal 28 April 2022.

Diangkatnya Ayep Zaki yang juga kader NasDem itu menjadi Wakil Bendahara PB HPN tidak terlepas dari keberhasilan dan kegigihannya dalam melakukan pembangunan ekonomi kerakyatan sejak tahun 2005.

“Ini adalah satu dukungan yang luar biasa terhadap aktivitas yang selama ini saya jalankan terkait pembangunan ekosistem ekonomi keumatan khususnya di bidang pertanian. Sehingga aspirasi bisa juga disampaikan melalui PB HPN terutama untuk budidaya kedelai dan jagung,” kata Ayep Zaki, Jumat (13/5).

Ayep Zaki yang juga Anggota Komisi Pemberdayaan Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat itu memang dikenal publik sebagai salah satu tokoh penggerak ekonomi di bidang pertanian. Dia pun mengaku akan terus komitmen dalam menggerakan ekonomi dan meningkatkan produktivitas masyarakat pertanian di Indonesia.

Ayep menjelaskan bahwa tahap pertama atau target pertama untuk membangun ekosistem bidang pertanian adalah 10.000 Ha yang disebar ke beberapa daerah dengan wilayah paling besar yaitu di Kota/Kabupaten Sukabumi.

“Jika sudah berjalan lancar, selanjutnya di tahap kedua ditingkatkan lagi menjadi 100.000 Ha. Manakala sudah berjalan baik atau target tercapai maka akan langsung ditingkatkan menjadi 1.000.000 Ha yang wilayahnya tersebar di seluruh provinsi di Indonesia,” kata dia.

Masih kata Ayep pihaknya memiliki target ambisius untuk bisa menata kebaikan di seluruh wilayah Indonesia melalui peningkatan produktivitas dengan membangun ekosistem pertanian di berbagai daerah.

“Saya punya misi besar, seluruhnya yang saya kerjakan ini adalah guna untuk kepentingan hajat hidup orang banyak, untuk kepentingan pertumbuhan ekonomi, untuk kepentingan swasembada pangan dan secara otomatis untuk kepentingan bangsa dan negara Indonesia,” demikian tutup Ayep Zaki.

You might also like