Wow! Diduga Ada Pungli Saat Mengambil Nomor Antrian Cairkan Dana PIP Di Bank BRI Unit Sampay

POJOKPUBLIK.ID – Diduga terjadi pungutan liar saat mengambil nomor antrian untuk mencairkan dana Program Indonesia Pintar (PIP) di Bank BRI Unit Sampay di Jalan Raya Rangkasbitung – Pandeglang KM 9 Kampung Sampay Timur, Kecamatan Warunggunung, Kabupaten Lebak Banten. Pungutan dengan sejumlah uang terjadi diduga dilakukan oleh oknum penjaga parkir di Bank milik Pemerintah itu. Kamis (31/03/2022)

lantaran sulit mendapatkan nomor antrian, karna banyak yang mencairkan uang PIP sering kali nasabah yang ingin mencairkan uang PIP menitipkan terlebih dahulu Kartu Tanda Penduduk (KTP) kepada penjaga parkir untuk diambilkan nomor antrian, dngan syarat memberikan sejumlah uang.

“Saya tadi mau ngurusin pencairan PIP atas nama anak saya, cuma pas kesini saya minta nomor antrian, terus saya dipinta Rp. 50.000,- sama tukang parkir, lalu saya tawar Rp. 20.000 gak bisa, katanya buat bagi-bagi, maka dari itu ini saya mau ambil lagi KTP saya gak mau saya kemahalan kalau 50.000”. Ujar Badri salahsatu nasabah yang ingin mencairkan Dana PIP

Namun Iwan tukang parkir di Bank BRI cabang Sampay, saat dikonfirmasi awak media membantah jika dirinya mematok harga bayaran jasanya, untuk mengambil antrian di Bank BRI.

“Nggak saya nggak minta 50.000 se ihklasnya kalau mau, ya kalau gak mau saya kasih lagi KTPnya”. Jelasnya

Sementara itu, Rahman Kepala Cabang Bank BRI Unit sampai mengaku tidak tahu jika tukang parkir terlibat dalam pengambilan KTP calon Nasabah yang mau mencairkan Dana PIP.

“Kami BRI Sampay meminta maaf atas kejadian yang berhubungan di parkiran ya, tapi saya yakini antrian sudah berjalan sesuai prosedur dan tidak ada pungutan, saya sama sekali tidak tahu (tukang parkir mengambil KTP nasabah untuk nomor antrian) itu semua kewenangan di depan, di pak satpam”. Terang Rahman

Rahman pun mengatakan, akan melakukan evaluasi terkait masalah ini, dan kata Rahman jika memang ada terdapat pungutan liar terjadi di Bank BRI unit Sampay. Rahman mengatakan silakan laporkan kepada pihak yang berwajib.

“Laporkan aja ke polisi ya (jika ada pungutan liar) justru hal ini sangat mengganggu ya, kita akan lakukan evaluasi terkait masalah ini”. Tegasnya

(Angga)

You might also like