Daerah

Puluhan Tahun Tak di Poles Pemerintah, Warga Angsana dan Cipinang Keluhkan Jalan Rusak

David
×

Puluhan Tahun Tak di Poles Pemerintah, Warga Angsana dan Cipinang Keluhkan Jalan Rusak

Sebarkan artikel ini
Puluhan Tahun Tak di Poles Pemerintah, Warga Angsana dan Cipinang Keluhkan Jalan Rusak I PojokPublik

Pojokpublik.id Pandeglang – Warga Kecamatan Angsana, khususnya Kelurahan Ci Pinang, Kabupaten Pandeglang, Banten, kembali menyuarakan keluhan terkait kondisi jalan di wilayah mereka yang sudah lama rusak parah namun belum mendapat perhatian serius dari pihak terkait, Sabtu (29/11/2025).

Melalui sebuah unggahan di media sosial, warga menyoroti kondisi jalan berlumpur yang menyulitkan aktivitas sehari-hari. Mereka mempertanyakan kapan jalan tersebut akan dibangun, sekaligus menanyakan ke mana aliran dana desa yang seharusnya dapat digunakan untuk perbaikan infrastruktur.

Salah satu warga menyampaikan bahwa masyarakat Angsana dan Ci Pinang sangat berharap bisa merasakan kualitas jalan yang layak, sebagaimana masyarakat di perkotaan. Jalan yang baik dinilai sangat penting untuk menunjang berbagai aktivitas, mulai dari anak-anak sekolah yang berjalan kaki agar lebih aman dan nyaman, hingga para petani yang membutuhkan akses lancar untuk membawa hasil bumi ke pasar.

“Anak sekolah bisa berjalan dengan aman, sepatu tetap bersih, petani bisa menjual hasil panen dengan cepat. Jika jalan ini bagus, pendapatan daerah pun bisa didorong karena akses yang lebih mudah,” ujar warga dalam unggahan tersebut.

Foto yang dibagikan memperlihatkan warga tengah melintasi dan memperbaiki sebagian badan jalan secara swadaya. Kondisi jalan terlihat sangat berlumpur dan nyaris tak layak dilalui kendaraan.

Warga berharap pemerintah daerah, khususnya dinas terkait serta para pejabat setempat, dapat turun langsung melihat kondisi di lapangan dan segera mengambil tindakan. Mereka meminta agar aspirasi ini tidak diabaikan.

“Kami masyarakat Angsana berharap jalan ini segera diperhatikan. Tolong lihat kondisi kami dan jangan tutup mata,” pungkas warga dalam unggahan itu.

Berita ini menjadi pengingat bahwa pembangunan infrastruktur dasar seperti jalan merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat pedesaan, yang berdampak langsung pada pendidikan, ekonomi, dan kualitas hidup warga.