Daerah

Dana Desa Rp190 Juta, BUMDes Ciburuy Fokus Ayam Petelur

David
×

Dana Desa Rp190 Juta, BUMDes Ciburuy Fokus Ayam Petelur

Sebarkan artikel ini
Dana Desa Rp190 Juta, BUMDes Ciburuy Fokus Ayam Petelur I PojokPublik
Foto; Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bintang Lestari, Desa Ciburuy, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak.

Pojokpublik.id Lebak – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Bintang Lestari, Desa Ciburuy, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, terus menggenjot program ketahanan pangan (Ketapang) melalui pengembangan usaha ayam petelur. Program ini diharapkan mampu memperkuat ekonomi desa sekaligus mendukung pemenuhan kebutuhan pangan bergizi masyarakat.

Peternakan ayam petelur milik BUMDes tersebut berlokasi di Blok Legok Noong, Desa Ciburuy. Saat meninjau langsung lokasi pada Senin (5/1/2026), Sekretaris Desa Ciburuy, Supandi, menjelaskan bahwa program tersebut bersumber dari Anggaran Dana Desa (DD) Tahun 2025.

“Untuk program ayam petelur ini, anggarannya berasal dari Dana Desa Tahun 2025 sebesar Rp190 juta. Selain itu, ada juga permodalan untuk budi daya ikan lele sebesar Rp40 juta,” ujar Supandi kepada awak media.

Ia menjelaskan, program ini tidak hanya bertujuan meningkatkan ketersediaan pangan di desa, tetapi juga mendorong kemandirian ekonomi masyarakat.

“Tujuan utamanya adalah meningkatkan kemandirian pangan, memperkuat ekonomi desa, serta menciptakan lapangan kerja dan tambahan pendapatan bagi masyarakat,” katanya.

Supandi menambahkan, keberadaan peternakan ayam petelur ini juga diarahkan untuk mendukung program nasional Makanan Bergizi Gratis (MBG).

“Kami ingin memastikan ketersediaan pangan bergizi bagi warga Desa Ciburuy, sekaligus mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis yang saat ini sedang berjalan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Supandi menyebutkan bahwa anggaran tersebut digunakan untuk pengadaan 500 ekor ayam petelur, pembelian bibit ikan lele, serta pembangunan sarana pendukung.

“Anggaran itu juga digunakan untuk membangun kandang ayam dari rangka baja dengan ukuran 6 x 15 meter, pengeboran air lengkap dengan perlengkapannya, pembelian pakan, serta pembangunan gudang penyimpanan pakan dan logistik lainnya,” ungkapnya.

Terkait lokasi usaha, Supandi menjelaskan bahwa lahan peternakan merupakan milik warga yang disewa oleh BUMDes.

“Lahan ini milik masyarakat dan disewa oleh BUMDes selama dua tahun. Alhamdulillah, sampai sekarang tidak ada kendala berarti,” katanya.

Ia juga mengungkapkan bahwa ayam petelur tersebut saat ini sudah mulai berproduksi dan hasilnya telah dipasarkan.

“Ayamnya sudah mulai bertelur dan hasil penjualannya sementara masih kami gunakan kembali untuk membeli pakan, agar usaha ini terus berputar dan berkembang,” tuturnya.

Supandi optimistis, ke depan program ayam petelur ini mampu memenuhi kebutuhan telur untuk program MBG di wilayah Desa Ciburuy dan sekitarnya.

“Kami optimis usaha ini bisa memenuhi kebutuhan telur untuk Makan Bergizi Gratis, sekaligus menjadi sumber pendapatan berkelanjutan bagi BUMDes,” tegasnya.

Ia berharap, program ketahanan pangan melalui ayam petelur ini benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat.

“Harapannya, melalui program ini, kemandirian pangan desa semakin kuat, ekonomi masyarakat meningkat, dan pada akhirnya tercipta masyarakat Desa Ciburuy yang mandiri dan sejahtera,” pungkas Supandi.