Projo Banten Desak DPP: 2029 Harus Punya Kendaraan Politik Sendiri

Avatar of Dhana Surya
Dhana Surya
31 Agu 2026 20:59
Daerah 0
2 menit membaca

Pojokpublik.id BANTEN – 31 Agustus 2026 -Dorongan agar Projo bertransformasi menjadi partai politik datang dari jajaran pengurus di Banten. Ketua Projo Banten, Zulhamedy Syamsi, meminta Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Projo membahas secara serius gagasan menjadikan organisasi tersebut sebagai partai politik.
Zulhamedy menilai, Pemilu 2029 harus menjadi momentum bagi Projo untuk memiliki kendaraan politik sendiri sehingga dapat memperjuangkan aspirasi secara mandiri.
“2029 yang akan datang kita harus bisa bicara sendiri dan mandiri, tidak ketergantungan dengan partai yang sudah ada. Kami yakin Projo akan mampu bertransformasi,” kata Zulhamedy.
Menurutnya, gagasan tersebut bukan sekadar aspirasi di tingkat provinsi. Ia menyebut dorongan agar Projo menjadi partai juga berkembang di struktur organisasi Projo di Banten, mulai dari tingkat kabupaten/kota hingga kecamatan.
“Apalagi aspirasi di Banten, para ketua kabupaten/kota dan beberapa ketua kecamatan berharap Projo menjadi partai agar bisa menjadi mandiri di Pemilu 2029,” ujarnya.
12 Tahun Dinilai Cukup untuk Bertransformasi
Zulhamedy menilai perjalanan Projo selama sekitar 12 tahun telah menjadi modal pengalaman organisasi yang cukup untuk mulai memikirkan transformasi menjadi partai politik.
Ia mengatakan, jaringan organisasi yang telah terbentuk di Banten hingga tingkat kecamatan menjadi salah satu alasan munculnya kepercayaan diri untuk mendorong Projo memiliki kendaraan politik sendiri.
“12 tahun menjadi waktu yang cukup bagi Projo untuk ikhtiar menjadi partai,” katanya.
Ia menambahkan, keberadaan struktur organisasi hingga tingkat kecamatan menjadi modal penting apabila gagasan tersebut benar-benar diwujudkan.
“Dengan jaringan di Banten yang lengkap sampai kecamatan, kami percaya diri untuk menjadi partai,” ujar Zulhamedy.
DPP Diminta Bahas Serius
Zulhamedy menegaskan, keputusan mengenai transformasi Projo menjadi partai politik tentu berada pada ranah organisasi dan harus melalui pembahasan di tingkat DPP.
Namun, ia meminta aspirasi dari daerah tidak berhenti sebagai wacana. Menurutnya, perlu ada pembahasan serius untuk melihat kesiapan, peluang, serta langkah yang harus dilakukan apabila Projo ingin mengikuti Pemilu 2029 sebagai partai politik.
“Sehingga kami meminta DPP Projo agar membahas secara serius transformasi Projo menjadi partai,” tegasnya.
Bagi Projo Banten, memiliki kendaraan politik sendiri akan memberikan ruang bagi organisasi untuk memperjuangkan aspirasi politik secara lebih mandiri pada Pemilu 2029.
Dorongan tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa sebagian struktur Projo di daerah mulai melihat transformasi menjadi partai politik sebagai pilihan strategis untuk masa depan organisasi.

Hari Jadi Pandeglang