Marwah BEM USBR Dilecehkan di duga Oknum Pengurus inti BEM USBR Terlibat Dalam Gratifikasi 

Avatar of Dhana Surya
Dhana Surya
11 Okt 2026 20:27
Daerah 0
2 menit membaca

Pojokpublik.id,Lebak 11 Oktober 2026— Dugaan kuat keterlibatan gratifikasi berupa transaksi politik pada organisasi internal kemahasiswaan di tatanan Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Setia Budhi Rangkasbitung (BEM USBR) mencuat perhatian dari organisasi kemahasiswaan internal di tatanan aliansi BEM Fakultas Se-Universitas Setia Budhi Rangkasbitung.

Hal ini mendapatkan sorotan keras dari Muhammad Suhendrik selaku Wakil BEM Fakultas Ilmu Sosial dan Politik sekaligus koordinator gerakan aliansi BEM Fakultas yang menemukan anomali terkait sikap BEM Universitas dalam mengawal isu keterlibatan oknum APH dalam membekingi pertambangan di kawasan perhutani di Kecamatan Cihara dan Bayah. Berbagai Aliansi yang terhimpun menilai adanya kejanggalan atas gerakan yang dibuat dan adanya laporan dari pihak-pihak yang enggan disebutkan namanya membenarkan bahwa terjadi transaksi. Diketahui dalam foto yang ditunjukkan terlihat beberapa pengurus inti dari BEM USBR yang diduga sedang melakukan proses negosiasi dan komunikasi.
“Kita sempat menggali informasi dari berbagai pihak, khususnya dari pihak yang berkaitan bahwa kita dapet informasi data faktual bahwa ditemukan dugaan transaksi politik antara BEM USBR dengan pihak yang terlibat dalam isu tersebut, bahkan sempet nunjukin foto juga”. Ujar Muhamad Suhendrik

Selain itu, koordinator gerakan aliansi BEM Fakultas Se-Universitas Setia Budhi Rangkasbitung menilai bahwa publikasi serta sikap kritis BEM Universitas terkait isu tambang secara mendadak hilang dan dihapus dari media informasi resmi mereka, yang menimbulkan keprihatinan besar di kalangan mahasiswa.
“Tambang diurusin, internal organisasi dibiarin. Kebanyakan ngurusin tambang, yang bikin aneh kenapa postingan konten keterlibatan oknum APH pada tambang bisa dihapus? Kita ngeduganya sih ada kongkalingkong, mungkin udah beres sama amplop”. Tegasnya
Suhendrik memandang bahwa tindakan dan kejanggalan ini dinilai telah mencoreng nama baik lembaga kemahasiswaan serta instansi Universitas Setiabudhi Rangkasbitung secara keseluruhan. Oleh karena itu, Aliansi BEM Fakultas Se-USBR Aliansi BEM Fakultas Se-USBR menegaskan akan terus mengawal kasus ini hingga tuntas demi menjaga integritas, marwah, dan nama baik kampus Universitas Setiabudhi Rangkasbitung.
“Ini jelas melecehkan Marwah lembaga! Dugaan tindakan gratifikasi yang dilakukan oleh oknum pengurus inti BEM usbr, adalah tindakan yang menjinjikan, BEM yang seharusnya menjadi wadah idealis namun terkontaminasi dengan unsur politis! Kami dari aliansi BEM Fakultas Se-Usbr akan mengusut tuntas kasus ini dan bilaperlu kita akan laporkan kepada lembaga agar oknum tersebut diberikan sanksi yang berlaku!”. Pungkasnya

Hari Jadi Pandeglang