Gunung Anak Krakatau Erupsi, Pemkab Pandeglang Perkuat Kesiapsiagaan dan Minta Masyarakat Tetap Tenang

Avatar of Dhana Surya
Dhana Surya
7 Sep 2026 19:25
3 menit membaca

Pojokpublik.co-
(PANDEGLANG) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang bersama TNI, Polri dan seluruh unsur terkait memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) yang saat ini masih berstatus Level III atau Siaga.

Berdasarkan informasi resmi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melalui Badan Geologi dan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), pada Minggu (6/9/2026) pukul 07.10 WIB telah terjadi erupsi Gunung Anak Krakatau.

Erupsi tersebut terekam pada seismogram dengan amplitudo maksimum 50 milimeter dan durasi kurang lebih 16 detik. Sementara itu, tinggi kolom abu tidak teramati.

Sesuai rekomendasi PVMBG, masyarakat, pengunjung, wisatawan maupun pendaki diminta tidak mendekati Gunung Anak Krakatau dan tidak melakukan aktivitas dalam radius tiga kilometer dari kawah aktif.

Hal tersebut disampaikan Bupati Pandeglang Raden Dewi Setiani saat menghadiri Apel Bersama dalam rangka Pengerahan Satgas PRCPB Kodam III/Siliwangi dalam rangka perbantuan penanggulangan bencana erupsi Gunung Anak Krakatau di wilayah Korem 064/MY (Kodim 0601 Pandeglang) yang berlangsung di Alun-alun Pandeglang, Senin (7/9/2026).

Bupati Dewi Setiani menegaskan, perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau harus disikapi secara serius, terukur dan berdasarkan informasi resmi dari instansi yang berwenang.

“TNI, Polri dan seluruh unsur terkait berada dalam kondisi siap untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan apabila terjadi perkembangan situasi kedaruratan,” tegasnya.

Menurutnya, seluruh pihak harus mampu menjaga dua hal secara bersamaan, yakni meningkatkan kewaspadaan sekaligus menjaga ketenangan masyarakat.

Masyarakat diimbau tidak panik akibat informasi yang tidak benar atau tidak utuh. Namun demikian, perkembangan aktivitas Gunung Anak Krakatau juga tidak boleh dianggap ringan.

“Apel kesiapsiagaan ini bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi menjadi momentum untuk memastikan kesiapan seluruh unsur dalam menghadapi kemungkinan perkembangan situasi,” ujar Dewi.

Ia menyebutkan, kesiapan tersebut meliputi personel, sarana dan peralatan, jalur koordinasi, sistem komunikasi, jalur evakuasi hingga pemahaman masyarakat mengenai langkah-langkah yang harus dilakukan apabila terjadi kondisi darurat.

Sementara itu, Kapolres Pandeglang AKBP Dhyno Indra Setyadi mengatakan, apel bersama tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan seluruh unsur terkait dalam menghadapi potensi bencana.

“Kegiatan hari ini untuk menguatkan komitmen antara pemerintah daerah, TNI, Polri dan unsur lainnya, termasuk dalam pembagian tugas dalam menghadapi perkembangan situasi,” kata Dhino.

Ia mengungkapkan, Polres Pandeglang menyiapkan sekitar 500 personel untuk mendukung langkah kesiapsiagaan dan penanggulangan bencana.

“Personel yang kami turunkan kurang lebih 500 personel. Kami harap masyarakat tetap bersikap tenang dan tidak panik,” ujarnya.

Dandim 0601 Pandeglang Letkol Inf Fajar Aulia Futra menegaskan, jajaran Kodim 0601 Pandeglang siap memberikan dukungan dalam upaya mitigasi dan penanggulangan dampak erupsi Gunung Anak Krakatau.

“Kami dari jajaran Kodim siap mendukung dengan segala kelengkapan yang ada sehingga dapat memitigasi ancaman yang ada,” katanya.

Menurutnya, kesiapan personel dan peralatan menjadi bagian penting dalam menghadapi setiap kemungkinan perkembangan situasi di lapangan.

Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Pandeglang Dadi Rajadi menilai kesiapsiagaan seluruh unsur harus didukung dengan anggaran yang memadai. Menurutnya, dukungan anggaran menjadi salah satu faktor penting agar berbagai upaya mitigasi dan penanggulangan bencana dapat berjalan secara optimal.

“Kesiapan akan sia-sia jika tidak didukung dengan anggaran yang memadai. Kami akan mendorong dari sisi penganggaran yang akan dibuat oleh Pemerintah Kabupaten Pandeglang,” tandasnya.
***(ASEPWE/HAERUL KODAR).

Hari Jadi Pandeglang