Membaca Arah Demokrasi, Keadilan, dan Masa Depan Bangsa

Avatar of Redaksi
Redaksi
21 Jul 2026 20:38
Daerah 0
3 menit membaca

 

Pojokpublik.id –Bantul, 18 Juli 2026 — Yayasan Muda Inspirasi Indonesia sukses menyelenggarakan Dialog Publik bertajuk “Benarkah Indonesia Gelap? Membaca Arah Demokrasi, Keadilan, dan Masa Depan Bangsa” pada Sabtu (18/7/2026)

Di Temani Ngopi. Kegiatan ini menjadi ruang dialog bagi anak muda untuk mengkaji secara kritis kondisi demokrasi Indonesia, penegakan keadilan, serta tantangan dan harapan menuju masa depan bangsa.

Dialog berlangsung dalam suasana yang kondusif, terbuka, dan interaktif. Para peserta aktif menyampaikan pandangan, pertanyaan, serta gagasan konstruktif mengenai berbagai persoalan kebangsaan yang sedang dihadapi Indonesia. Diskusi ini juga menghadirkan narasumber yang memberikan perspektif akademis dan reflektif terhadap dinamika demokrasi nasional.

Pembina Yayasan Muda Inspirasi Indonesia, Budianto, menyampaikan apresiasinya terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Saya sangat mengapresiasi kegiatan-kegiatan semacam ini. Perubahan harus dimulai dari anak muda. Semoga ini menjadi langkah awal kita untuk terus peka dan ikhtiar terhadap arah masa depan bangsa ke depannya.”

Sementara itu, Founder Yayasan Muda Inspirasi Indonesia, Yudi Sipriadi, menegaskan bahwa meskipun bangsa sedang menghadapi berbagai tantangan, optimisme harus tetap dijaga melalui kesadaran dan pergerakan generasi muda.

“Walaupun secara sadar hari ini keadaan bangsa kita sedang tidak baik-baik saja. Namun, saya meyakini dengan masih banyaknya anak muda yang sadar untuk terus bergerak dan berdiskusi terkait arah masa depan bangsa ke depan, maka harapan Indonesia Emas saya yakini dengan optimis akan menghampiri kita nantinya.”

Dalam sesi pemaparan materi, narasumber Yayasan Lembaga Kajian Islam dan Sosial (YLKIS), Luthfi Aziz, menjelaskan bahwa demokrasi Indonesia secara prosedural telah berkembang cukup baik, meskipun masih menyisakan berbagai pekerjaan rumah.

“Ketika kita berbicara tentang tema yang kita diskusikan, secara bingkai demokrasi prosedural Indonesia sudah cukup baik. Namun tidak dipungkiri masih banyak yang harus diperbaiki. Maka, mulai dari gagasan-gagasan dan kesadaran anak muda, saya yakin arah demokrasi Indonesia akan lebih baik lagi ke depannya.”

Senada dengan itu, Kordum Forum BEM DIY, Faturahman A. Djaguna, mengajak seluruh peserta untuk tetap optimis melihat masa depan Indonesia.

“Mungkin jika kita melihat dinamika yang terjadi di tengah-tengah masyarakat saat ini, kita akan pesimis dengan keadaan demokrasi yang semakin mundur, keadilan yang belum merata, dan arah masa depan bangsa yang belum jelas. Namun dengan kita berkumpul hari ini dan masih sadar sebagai anak muda, kita adalah tombak utama peradaban. Maka saya yakin, prediksi Indonesia bubar itu tidak akan pernah terjadi.”

Melalui forum ini, Yayasan Muda Inspirasi Indonesia berharap diskusi publik tidak berhenti sebagai ruang bertukar gagasan semata, tetapi mampu melahirkan kesadaran kolektif, kolaborasi, dan gerakan nyata yang berkontribusi bagi kemajuan demokrasi, tegaknya keadilan, serta terwujudnya masa depan Indonesia yang lebih baik.

Kegiatan ditutup dengan komitmen bersama bahwa dialog ini bukan menjadi diskusi terakhir, melainkan langkah awal untuk terus menghadirkan ruang-ruang intelektual dan gerakan perubahan yang digerakkan oleh anak muda demi masa depan bangsa.

Penulis:Evan

Editor :Dhana surya

Hari Jadi Pandeglang