Foto: Siswa SMP Negeri 1 Curugbitung, Kabupaten Lebak.Pojokpublik.id Lebak – Sebanyak 300 siswa dan siswi SMP Negeri 1 Curugbitung menyambut gembira kehadiran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Zakilah, Jumat (6/2/2026).
SMP Negeri 1 Curugbitung yang berlokasi di Jalan Raya Maja–Jasinga Km 12, Kecamatan Curugbitung, Kabupaten Lebak, menyambut positif program unggulan pemerintah tersebut sebagai bentuk nyata perhatian negara terhadap dunia pendidikan.
Kepala SMP Negeri 1 Curugbitung, Endin, menyampaikan apresiasi atas kehadiran Program Makan Bergizi Gratis yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Menurutnya, program ini menjadi bukti konkret kehadiran pemerintah dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan melalui pemenuhan gizi peserta didik.
“Terima kasih kepada Bapak Presiden. Kehadiran program ini merupakan implementasi nyata pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Endin saat ditemui di ruang kerjanya.
Endin menjelaskan, pengiriman makanan bergizi tiba di sekolah sekitar pukul 09.00 WIB dan dibagikan serta disantap bersama oleh para siswa pada jam istirahat pukul 12.00 WIB. Dari total 300 siswa, seluruhnya menerima jatah makanan, sementara dewan guru tidak termasuk penerima program.
Ia berharap Program Makan Bergizi Gratis dapat terus berkelanjutan, dengan kualitas dan kuantitas menu yang tetap terjaga. Menurutnya, penyajian makanan bergizi yang baik akan berdampak langsung pada kesehatan jasmani dan rohani siswa.
“Melalui menu yang berkualitas, tujuan untuk menciptakan masyarakat yang sehat secara fisik dan mental dapat terwujud secara maksimal,” pungkasnya.
Diketahui, Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis dan prioritas Presiden Prabowo Subianto yang resmi diluncurkan secara nasional pada Januari 2025. Program ini bertujuan meningkatkan kesehatan gizi serta kecerdasan anak Indonesia sebagai investasi jangka panjang.
Selain itu, MBG juga difokuskan untuk mengatasi stunting dan gizi buruk, serta memastikan pemenuhan gizi harian bagi balita, anak PAUD, siswa SD, SMP, SMA/SMK, serta ibu hamil dan menyusui. Program ini diharapkan mampu mempersiapkan Generasi Emas Indonesia 2045 sekaligus membangun pola konsumsi dan perilaku sadar gizi di tengah masyarakat. (Welly)
