MUI Kecamatan Tigaraksa Gelar Pengajian Ulama-Umaro dan Halal Bihalal Idul Fitri 1447 H

Avatar of Redaksi
Redaksi
31 Mar 2026 15:45
Daerah 0
2 menit membaca

Pojokpublik.id Tangerang – Pemerintah Kecamatan Tigaraksa bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Tigaraksa menggelar kegiatan Pengajian Ulama-Umaro dan Halal Bihalal tingkat kecamatan dalam rangka Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Kegiatan tersebut mengusung tema “Meneguhkan Sinergitas Ulama dan Umaro dalam Mewujudkan Umat yang Wasathiyah di Era Digital” dan berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG), Selasa (31/3/2026) pukul 09.00 WIB.

Acara ini dihadiri oleh Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosyied, unsur TNI dan Polri seperti Danramil, Babinsa, serta Bhabinkamtibmas Kelurahan Tigaraksa. Hadir pula Ketua MUI Kecamatan Tigaraksa K.H. Idrus, anggota DPRD Kabupaten Tangerang M. Nurojab, para kepala desa se-Kecamatan Tigaraksa, Kepala KUA Tigaraksa, alim ulama, tokoh masyarakat, perangkat desa, serta jajaran staf Kecamatan Tigaraksa.

Sebagai tuan rumah, Lurah Tigaraksa Eko Suryanto dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan kepada wilayahnya.

“Alhamdulillah, hari ini Kelurahan Tigaraksa mendapat kehormatan menjadi tuan rumah pengajian Ulama-Umaro MUI Kecamatan Tigaraksa. Saya mengucapkan terima kasih atas kehadiran para ulama, tokoh masyarakat, dan seluruh tamu undangan,” ujar Eko.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan kegiatan.

“Kami menyadari masih terdapat kekurangan dalam penyambutan maupun pelayanan. Untuk itu, kami mohon maaf apabila ada hal yang kurang berkenan,” tambahnya.

Sementara itu, Camat Tigaraksa Cucu Abdurrosyied menegaskan bahwa kegiatan pengajian dan halal bihalal ini menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat sinergi antara ulama dan umaro.

“Sinergi antara ulama dan umaro merupakan kunci dalam menciptakan kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, serta adaptif terhadap perkembangan teknologi,” ungkapnya.

Ia berharap, melalui kegiatan ini terjalin kolaborasi yang semakin kuat serta menjadi wadah komunikasi yang harmonis antara ulama dan pemerintah dalam membina umat.

“Dengan demikian, dapat terwujud masyarakat yang berilmu, berakhlak, serta bijak dalam menyikapi arus informasi di era digital, sehingga lingkungan khususnya di wilayah Tigaraksa menjadi lebih religius dan kondusif,” tutupnya.

(Siti Nurjanah)

x
x