Dok. Kapolsek CisokaPojokpublik.id Tangerang — Dalam rangka mendukung program prioritas Presiden Republik Indonesia di bidang ketahanan pangan nasional, Kapolsek Cisoka Polresta Tangerang, IPTU Aditya Surya Sakti, menghadiri kegiatan ground breaking peletakan batu pertama pembangunan Gudang Ketahanan Pangan di Perum Adiyasa Blok P RT 06 RW 07, Desa Cikuya, tepat di depan Pospol Adiyasa, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang, Sabtu (16/5/2026).
Kegiatan tersebut merupakan pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri Tipe 654 sebanyak satu unit dengan kapasitas 1.000 ton di wilayah Polda Banten.
Sebelum acara dimulai, Kapolsek Cisoka juga berkesempatan memberikan bantuan sembako kepada warga setempat sebagai bentuk kepedulian sosial kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, IPTU Aditya Surya Sakti menyampaikan bahwa pembangunan gudang ketahanan pangan ini merupakan langkah strategis untuk memanfaatkan lahan-lahan tidur yang ada di wilayah Banten.
Menurutnya, potensi ekonomi jagung sangat besar, khususnya untuk memenuhi kebutuhan industri pakan ternak di Provinsi Banten.
“Melalui ground breaking pembangunan gudang ketahanan pangan ini, kami mengajak seluruh lapisan masyarakat, khususnya kelompok tani, untuk menggerakkan penanaman jagung di lahan-lahan yang tidak terpakai. Polri akan mengawal penuh distribusi pupuk dan bibit agar tidak ada kendala bagi petani,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir terkait pemasaran hasil panen. Pasalnya, Bulog telah siap menyerap seluruh hasil panen jagung masyarakat sesuai ketentuan harga dan kadar air yang telah ditetapkan.
“Hal ini diharapkan dapat memacu semangat warga untuk mandiri secara ekonomi melalui sektor pertanian,” tambahnya.
Kapolsek Cisoka turut mengapresiasi konsistensi Polda Banten dalam membina masyarakat Desa Cikuya. Ia menilai program tersebut mampu mengubah lahan-lahan yang sebelumnya tidak produktif menjadi lahan pertanian yang bernilai ekonomi.
“Program ini sangat membantu perekonomian masyarakat. Bahkan sebelum panen, Bulog sudah melakukan pemantauan dan siap membeli hasil panen dengan harga yang sangat kompetitif,” jelasnya.
Dengan adanya sinergi antara Polri, Pemerintah Daerah, TNI, dan Bulog, diharapkan Provinsi Banten dapat meningkatkan kemandirian pangan serta mengurangi ketergantungan pasokan jagung dari daerah lain seperti Lampung dan Nusa Tenggara Barat (NTB).
“Kegiatan ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendukung Asta Cita Presiden di bidang ketahanan pangan nasional,” tutupnya.
(Sitinurjanah)
