Silaturahmi dalam Siyasah: Mengubah Pola Pikir “Tongkrongan” Menjadi Poros Moralitas dan Akademik

Avatar of Redaksi
Redaksi
28 Jun 2026 14:05
Daerah 0
2 menit membaca

Pojokpublik.id BANDUNG, – Komisariat Mahasiswa Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Gunung Djati Bandung menggelar kegiatan silaturahmi dan diskusi kebangsaan yang berlangsung di Kedai Cikuda Cipadung Bandung, Jawa Barat, Sabtu (27/6/2026).

Kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah antarmahasiswa sekaligus memperkuat peran intelektual generasi muda di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.

Dengan mengusung tema “Silaturahmi dalam Siyasah: Mengubah Pola Pikir ‘Tongkrongan’ Menjadi Poros Moralitas dan Akademik”, kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah kader, alumni, serta mahasiswa lintas angkatan yang memiliki semangat sama dalam membangun tradisi intelektual di lingkungan kampus.

Dalam suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan, para peserta tidak hanya menjadikan pertemuan tersebut sebagai ajang temu kangen, tetapi juga sebagai ruang bertukar gagasan, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta membangun kesadaran kritis terhadap berbagai persoalan sosial dan kebangsaan.

Demisioner Ketua Umum Perhimpunan Mahasiswa Hukum Indonesia (PERMAHI), Nabiel, menegaskan bahwa mahasiswa tidak boleh terjebak pada budaya tongkrongan yang minim substansi.

“Mahasiswa harus mampu mengubah paradigma tongkrongan menjadi ruang dialektika, ruang berbagi gagasan, dan ruang pembentukan karakter. Dari tempat sederhana seperti ini dapat lahir pemikiran-pemikiran besar yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” ujar Nabiel.

Ia menambahkan, mahasiswa sebagai kaum intelektual memiliki tanggung jawab moral untuk terus menjaga idealisme, integritas, serta menjadi agen perubahan di tengah berbagai tantangan zaman.

“Silaturahmi seperti ini bukan sekadar berkumpul, tetapi menjadi sarana memperkuat nilai moralitas, memperdalam wawasan akademik, dan menumbuhkan semangat kepemimpinan. Kampus harus tetap menjadi kawah candradimuka lahirnya pemimpin masa depan yang berintegritas,” tambahnya.

Menurutnya, di era digital saat ini, mahasiswa dituntut untuk lebih adaptif dan produktif dalam memanfaatkan ruang-ruang diskusi, baik secara formal maupun nonformal, sehingga budaya intelektual dapat terus tumbuh dan berkembang.

Kegiatan silaturahmi tersebut diakhiri dengan diskusi interaktif, penyampaian gagasan dari para peserta, serta komitmen bersama untuk terus menjaga tradisi akademik dan memperkuat peran mahasiswa sebagai penjaga moral serta kontrol sosial di tengah masyarakat.

Melalui kegiatan ini, Komisariat UIN Bandung berharap semangat kebersamaan, intelektualitas, dan nilai-nilai moral dapat terus terpelihara, sehingga mahasiswa tidak hanya menjadi penonton perubahan, tetapi mampu tampil sebagai pelopor peradaban yang membawa manfaat bagi bangsa dan negara.

(Dhana Surya)

Hari Jadi Pandeglang