Jerry Massie: Manuver Jokowi Ganggu Kinerja Prabowo, Penuh Tipu Muslihat

Avatar of admin
admin
5 Agu 2026 17:31
2 menit membaca

Pojokpublik.id Serang – Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Dr. Jerry Massie, MA., Ph.D., memberikan penilaian pedas terhadap sikap dan tindakan mantan Presiden Joko Widodo pasca masa jabatan berakhir. Menurutnya, Jokowi layak disematkan gelar “Raja Ngibul” karena hampir seluruh pernyataannya dinilai penuh dusta dan tipu muslihat.

“Dari cawe-cawe mendorong Gibran sebagai calon presiden 2029, kini Jokowi memiliki hobi baru: bermain raja-rajaan. Inilah sosok yang penuh ambisi ingin menjadi raja meski sudah purna tugas,” ujar Jerry Massie.

Ia menilai langkah-langkah yang diambil Jokowi saat ini sudah di luar nalar dan berpotensi mengganggu kinerja pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

“Sebagai mantan presiden, tindakannya terlihat tidak beretika, tidak bermoral, dan tidak berakal. Seharusnya beliau menikmati masa pensiun dengan tenang seperti mantan Presiden SBY yang hanya melukis dan menemani cucu,” tandasnya.

Jerry juga menyoroti gelar adat yang diterima Jokowi. Sangat memalukan ada tiga gelar raja yang disematkan, dan dua di antaranya ternyata palsu, yaitu Raja Lamping dan Raja Timor yang kini digugat keabsahannya.

“Sama seperti ijazahnya yang saya yakini juga palsu,” tegasnya.

Alasan pemberian gelar “Raja Ngibul” pun ia jabarkan secara rinci: “Sebab semua perkataannya penuh rekayasa. Mulai dari klaim 6.000 unit mobil Esemka, Esemka buatan anak bangsa, ratusan investor di IKN, pernyataan anak-anak tidak boleh berpolitik, akan pulang istirahat di Solo, akan membawa ijazah saat sidang, menolak impor pangan, hingga janji gedung-gedung IKN sudah berdiri awal 2026.

“Hampir 99 persen ucapannya terbukti tidak benar semuanya,” papar Jerry Massie.

Hari Jadi Pandeglang