Pembangunan depo sampah merupakan salah satu program kerja KKM 02 UNTIRTA. Sabtu 8 Agustus 2026
Pojokpublik.id –SERANG, 5 Agustus 2026 – Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) Kelompok 02 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (UNTIRTA) menginisiasi pembangunan depo sampah di Pondok Pesantren Al-Muawanah, Kota Serang. Pembangunan tersebut ditandai dengan prosesi peletakan batu pertama yang dilaksanakan pada Rabu (5/8) di atas lahan milik Pondok Pesantren Al-Muawanah yang secara khusus dihibahkan untuk kepentingan umat.
Prosesi peletakan batu pertama menjadi simbol dimulainya pembangunan depo sampah sekaligus wujud ikhtiar bersama agar proses pembangunan berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi lingkungan pondok pesantren maupun masyarakat sekitar. Kegiatan ini dihadiri oleh Bapak Farach Richi, S.STP. kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muawanah KH. Tb. Syahroni Ahmad, tokoh masyarakat, serta mahasiswa KKM 02 UNTIRTA selaku inisiator program.
Pembangunan depo sampah merupakan salah satu program kerja KKM 02 UNTIRTA yang lahir dari hasil identifikasi kebutuhan lingkungan selama pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam pengelolaan sampah di lingkungan pesantren sekaligus menumbuhkan budaya hidup bersih dan peduli lingkungan.
Pimpinan Pondok Pesantren Al-Muawanah, KH. Tb. Syahroni Ahmad, menyampaikan apresiasi atas kolaborasi yang terjalin antara mahasiswa KKM 02 UNTIRTA dengan Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang dalam merealisasikan pembangunan depo sampah tersebut.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada mahasiswa KKM 02 UNTIRTA yang telah menggagas program ini bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang. Pembangunan depo sampah ini merupakan langkah yang sangat baik dalam mendukung kebersihan lingkungan pondok pesantren. Semoga pembangunan ini berjalan lancar dan menjadi fasilitas yang bermanfaat bagi para santri, masyarakat sekitar, serta menjadi amal jariyah bagi seluruh pihak yang telah berkontribusi,” ujar KH. Tb. Syahroni Ahmad.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang menegaskan bahwa pengelolaan sampah tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat, termasuk perguruan tinggi dan lembaga pendidikan keagamaan.
“Kolaborasi seperti ini merupakan contoh nyata sinergi antara pemerintah, perguruan tinggi, dan masyarakat. Kami berharap depo sampah ini dapat dimanfaatkan secara optimal sebagai sarana pengelolaan sampah sekaligus menjadi media edukasi untuk membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kebersihan lingkungan,” ujarnya.
Ketua KKM 02 UNTIRTA menyampaikan bahwa pembangunan depo sampah merupakan bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat yang berfokus pada penyelesaian persoalan lingkungan di sekitar lokasi KKM.
“Program ini kami rancang berdasarkan hasil observasi di lapangan. Kami melihat adanya kebutuhan akan fasilitas pengelolaan sampah yang lebih memadai. Harapannya, depo sampah ini tidak hanya menjadi tempat penampungan sampah, tetapi juga menjadi awal terbentuknya sistem pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan di lingkungan Pondok Pesantren Al-Muawanah,” jelasnya.
Melalui sinergi antara KKM 02 UNTIRTA, Dinas Lingkungan Hidup Kota Serang, dan Pondok Pesantren Al-Muawanah, pembangunan depo sampah ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat budaya pengelolaan sampah yang bertanggung jawab serta menjadi contoh kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih dan lestari.
Penulis:Firdaus
Editor:Dhana surya
