DPP Partai NasDem Serahkan SK Kepengurusan DPP Petani NasDem Periode 2026–2029, Arif Rahman, S.H. Resmi Pimpin Gerakan Nasional Petani Nasdem

Avatar of Redaksi
Redaksi
6 Agu 2026 20:05
3 menit membaca

 

Pojokpublik.id Jkarta, 6 Agustus 2026 – Dewan Pimpinan Pusat(DPP) Partai NasDem secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Nomor 262-Kpts/DPP-NasDem/VIII/2026 tentang Pengesahan Susunan Pengurus Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Petani NasDem Periode 2026–2029. Penyerahan SK tersebut menandai dimulainya kepengurusan baru organisasi sayap Partai NasDem yang akan fokus memperkuat peran petani sebagai pilar utama ketahanan pangan nasional.

Dalam keputusan tersebut, Arif Rahman, S.H. dipercaya mengemban amanah sebagai Ketua Umum DPP Petani NasDem periode 2026–2029.

Prosesi penyerahan SK berlangsung dalam suasana penuh semangat dan optimisme, disaksikan oleh jajaran pengurus Partai NasDem dan pengurus DPP Petani NasDem. Momentum ini menjadi tonggak awal konsolidasi organisasi untuk memperkuat perjuangan petani Indonesia melalui program-program yang berpihak pada peningkatan kesejahteraan petani dan pembangunan sektor pertanian yang berkelanjutan.

Ketua Umum DPP Petani NasDem, Arif Rahman, S.H., menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh Ketua Umum Partai NasDem beserta jajaran DPP Partai NasDem.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Ketua Umum Partai NasDem Bapak Surya Paloh beserta seluruh jajaran DPP Partai NasDem atas amanah dan kepercayaan yang diberikan kepada kami untuk memimpin DPP Petani NasDem. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab demi kepentingan petani Indonesia.”

Arif Rahman menegaskan bahwa DPP Petani NasDem akan menjadi wadah perjuangan bagi seluruh petani Indonesia dengan mengedepankan semangat kolaborasi, inovasi, dan pemberdayaan.

“Kami akan berjuang bersama petani Indonesia dalam mendukung program Pemerintah Republik Indonesia mewujudkan ketahanan pangan nasional. Ketahanan pangan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan tanggung jawab seluruh elemen bangsa.”

Menurutnya, tantangan sektor pertanian ke depan membutuhkan organisasi yang mampu menjadi jembatan antara petani, pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan seluruh pemangku kepentingan agar kebijakan yang dihasilkan benar-benar memberikan manfaat bagi petani.

Lebih lanjut, Arif Rahman menegaskan bahwa kepengurusan baru akan segera melakukan konsolidasi organisasi hingga ke seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia.

“Petani NasDem akan bergerak bersama di seluruh Indonesia. Kami akan membangun organisasi yang kuat dari pusat hingga daerah, melakukan pendampingan kepada petani, memperjuangkan akses terhadap pupuk, benih unggul, alat dan mesin pertanian, pembiayaan, teknologi, serta memperluas akses pasar bagi hasil pertanian.”

Ia juga menegaskan komitmen organisasi untuk mendukung visi pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan, meningkatkan produktivitas pertanian, dan memperkuat kesejahteraan petani sebagai ujung tombak pembangunan nasional.

“Apabila petani sejahtera, maka ketahanan pangan nasional akan semakin kuat. Karena itu, Petani NasDem hadir sebagai mitra strategis pemerintah dalam memperjuangkan kemajuan sektor pertanian Indonesia.”

Melalui kepengurusan baru periode 2026–2029, DPP Petani NasDem berkomitmen menjadi organisasi yang adaptif, profesional, dan responsif terhadap berbagai persoalan yang dihadapi petani. Organisasi juga akan memperkuat sinergi dengan kementerian/lembaga, pemerintah daerah, perguruan tinggi, serta seluruh pemangku kepentingan guna mempercepat terwujudnya pertanian Indonesia yang maju, mandiri, modern, dan berkelanjutan.

(Dhana surya)

Hari Jadi Pandeglang