Pedagang Gelora-Palmerah Satukan Aspirasi Lewat PAGAR PALMERAH

Avatar of Dhana Surya
Dhana Surya
16 Sep 2026 18:32
3 menit membaca

 

Pojokpublik.id Jakarta Sekitar 60 pedagang asongan dan pedagang kaki lima (PKL) yang beraktivitas di kawasan Gelora-Palmerah kini memiliki wadah bersama. Mereka resmi mendeklarasikan Paguyuban Pedagang Asongan dan Pedagang Kaki Lima Palmerah (PAGAR PALMERAH) Selasa (15/9/2026).

Pembentukan paguyuban tersebut menjadi langkah para pedagang untuk memperkuat persatuan sekaligus membangun ruang komunikasi dalam menyampaikan aspirasi dan kepentingan bersama.

**Ahmad Jayani, S.H.** dipercaya memimpin PAGAR PALMERAH sebagai ketua umum.

Kehadiran paguyuban ini diharapkan dapat menjadi sarana bagi para pedagang untuk membangun komunikasi yang lebih terorganisasi, baik di antara anggota maupun dengan pihak-pihak yang berkaitan dengan aktivitas mereka di kawasan Gelora-Palmerah.

Persoalan yang dihadapi pedagang selama ini cukup beragam. Mulai dari kebutuhan pembinaan, akses permodalan, legalitas dan penataan lokasi hingga persaingan usaha, pemanfaatan teknologi serta komunikasi dengan pemangku kepentingan.

Dalam Garis-Garis Besar Haluan Organisasi periode 2026–2031, PAGAR PALMERAH menempatkan persatuan, advokasi, gotong royong, amanah dan kepentingan rakyat sebagai prinsip yang menjadi dasar organisasi.

### Aspirasi Pedagang Disatukan

Dengan terbentuknya PAGAR PALMERAH, berbagai persoalan pedagang diharapkan dapat dibicarakan melalui wadah bersama.

Arah organisasi tidak hanya berkaitan dengan advokasi. PAGAR PALMERAH juga menyusun agenda pemberdayaan ekonomi anggota, termasuk pendataan pedagang, kartu anggota, sekretariat, pelatihan UMKM, digitalisasi usaha, akses permodalan dan kemitraan.

Langkah tersebut sejalan dengan visi organisasi untuk membangun paguyuban pedagang yang bersatu, mandiri, berdaya, bermartabat dan sejahtera melalui gotong royong, advokasi dan pemberdayaan ekonomi.

Artinya, deklarasi menjadi titik awal untuk membangun organisasi yang tidak hanya hadir ketika pedagang menghadapi persoalan, tetapi juga memiliki agenda peningkatan kapasitas dan kesejahteraan anggota.

### Komitmen Menjaga Ketertiban

Selain menyatukan aspirasi, para pedagang juga menegaskan komitmen menjaga kondisi lingkungan tempat mereka beraktivitas.

Dalam deklarasi, mereka menyatakan:

> “Kami para pedagang asongan Kaki lima Gelora-Palmerah akan menjaga kebersihan, ketertiban, dan Keamanan serta tidak akan terprovokasi oleh ajakan aksi anarkis dan merugikan masyarakat di lingkungan DPR RI dan St Palmerah.”

Pernyataan tersebut menjadi salah satu pesan utama dalam deklarasi PAGAR PALMERAH.

Para pedagang menegaskan bahwa aktivitas mencari nafkah tetap harus berjalan seiring dengan kepedulian terhadap kebersihan, ketertiban dan keamanan lingkungan.

Hal itu juga sejalan dengan arah organisasi yang memasukkan kebersihan, ketertiban dan kepedulian lingkungan sebagai bagian dari program PAGAR PALMERAH.

### Ada Program Sosial dan Ekonomi

Momentum deklarasi juga diwarnai dengan pemberian bantuan sembako kepada anggota PAGAR PALMERAH yang hadir.

Kegiatan tersebut menambah suasana kebersamaan dalam deklarasi sekaligus menunjukkan adanya perhatian terhadap aspek sosial di lingkungan anggota paguyuban.

Dalam arah organisasi 2026–2031, bidang sosial dan kesejahteraan menjadi salah satu bagian yang turut mendapat perhatian, bersama penguatan organisasi, advokasi, pemberdayaan ekonomi dan kepedulian lingkungan.

Ke depan, PAGAR PALMERAH membawa lima agenda utama, yakni **Pedagang Bersatu, Pedagang Terlindungi, Pedagang Berdaya, Pedagang Naik Kelas dan Pedagang Sejahtera**.

Lima agenda tersebut menjadi arah perjalanan paguyuban hingga 2031. Tantangannya adalah memastikan organisasi yang baru dideklarasikan itu mampu menerjemahkan persatuan menjadi kerja nyata yang memberi manfaat bagi para pedagang.

Bagi sekitar 60 pedagang yang hadir dalam deklarasi, PAGAR PALMERAH kini bukan sekadar nama organisasi. Paguyuban tersebut menjadi wadah untuk menyatukan komunikasi, memperkuat kebersamaan dan memperjuangkan kepentingan pedagang secara bersama-sama, dengan tetap menjaga hubungan baik dengan masyarakat dan lingkungan sekitar.

Hari Jadi Pandeglang