Moh Burhanudin: Politik yang Baik Itu Tentang Pengabdian dan Menghadirkan Solusi Nyata bagi Rakyat

Avatar of admin
admin
8 Nov 2026 18:21
3 menit membaca

Pojokpublik.id Jakarta — Di sudut Jakarta Barat, tepatnya di kawasan Joglo, sebuah kehangatan menyelimuti Wahana Omon-Omon pada Minggu pagi. Empat organisasi Garuda Astacita Nusantara, Perempuan Jagatara, FORNAS 08, dan Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) bergandengan tangan, bukan untuk pidato panjang atau janji manis, melainkan untuk satu hal sederhana namun bermakna dalam: hadir dan berbagi.

Dipimpin oleh Camellia Panduwinata Lubis bersama Moh. Burhanudin, S.H., M.H., Posko Berbagi Sembako resmi berdiri, mengusung semangat yang menyentuh hati: “Berbagi dengan Hati, Menginspirasi dengan Aksi.”

Kegiatan ini bukanlah seremonial sesaat. Ini adalah janji kehadiran bahwa organisasi dan tokoh masyarakat tidak hanya terlihat saat suara rakyat dibutuhkan, tetapi justru hadir ketika rakyat membutuhkan uluran tangan.

“Jangan Hanya Hadir Saat Membutuhkan Dukungan, Tetaplah Hadir Saat Masyarakat Membutuhkan Bantuan”

Dalam pernyataannya, Camellia Panduwinata menyampaikan pesan yang menyentuh hati banyak pihak yang hadir. Menurutnya, Di tengah dinamika politik dan berbagai tantangan ekonomi yang kita rasakan bersama saat ini, kita tidak boleh kehilangan kepekaan sosial.

“Masyarakat membutuhkan kehadiran, perhatian, dan tindakan nyata. Jangan sampai organisasi hanya hadir ketika membutuhkan dukungan, tetapi harus selalu hadir ketika masyarakat membutuhkan bantuan,” ucap Camellia dengan tulus, Minggu (8/11/2026)

Baginya, politik dan pengabdian tidak boleh berjalan di jalur yang terpisah. Semangat berjuang seharusnya selalu bermuara pada satu tujuan: kesejahteraan rakyat. Perbedaan pilihan, pandangan, maupun latar belakang politik — semuanya tidak boleh menjadi tembok pemisah untuk saling peduli. Justru di sinilah kekuatan sesungguhnya bangsa ini diuji: bukan dari seberapa keras kita bersuara, tetapi seberapa tulus kita saling merangkul.

Politik yang Baik Adalah Tentang Pengabdian dan Solusi Nyata

Moh. Burhanudin, S.H., M.H., menambahkan bahwa semangat kebersamaan ini adalah awal dari solidaritas sosial yang sesungguhnya. Posko ini terbuka untuk siapa saja yang ingin berpartisipasi, dan akan berjalan secara konsisten, bukan sekadar acara sesaat yang terlupa esok harinya.

“Politik yang baik bukan hanya tentang kekuasaan dan jabatan, tetapi tentang keberpihakan, pengabdian, dan kemampuan menghadirkan solusi bagi rakyat,” kata Burhanudin, Minggu (8/11/2026)

Peresmian posko ini menjadi simbol bahwa ketika hati disatukan, perbedaan bukan lagi pemisah, melainkan kekuatan. Empat organisasi, dengan latar dan fokus yang beragam, kini berjalan beriringan dengan satu niat yang sama: meringankan beban sesama.

Langkah Sederhana yang Menumbuhkan Harapan

Melalui Posko Berbagi Sembako ini, Camellia Panduwinata, Moh. Burhanudin, dan seluruh jajaran organisasi berharap semangat berbagi ini dapat menular ke lebih banyak pihak. Bahwa setiap kebaikan, sekecil apa pun, jika dilakukan bersama-sama, akan tumbuh menjadi kekuatan besar yang menghadirkan harapan bagi banyak keluarga di Jakarta Barat dan sekitarnya.

Semoga langkah sederhana ini membawa keberkahan, mempererat persaudaraan, dan menjadi pengingat: bahwa di atas segala perbedaan, kita adalah satu — manusia yang saling membutuhkan, dan bangsa yang seharusnya saling menguatkan.

Empat Organisasi, Satu Semangat: Bergerak Bersama, Peduli Sesama, untuk Indonesia.

Hari Jadi Pandeglang