Pawai Budaya Meriahkan Pembukaan Turnamen Sepak Bola Kancil Mas Cup VI di Bojong Leles

Avatar of Redaksi
Redaksi
22 Jul 2026 11:05
Daerah 0
2 menit membaca

Pojokpublik.id LEBAK – Turnamen Sepak Bola Kancil Mas Cup VI yang diselenggarakan oleh Karang Taruna Kancil Mas, Desa Bojong Leles, berlangsung meriah pada Rabu (22/07/2026). Sebelum laga perdana dimulai, panitia menggelar pawai budaya yang menampilkan kesenian tradisional pencak silat sebagai bentuk pelestarian budaya sekaligus menyemarakkan pembukaan turnamen.

Ratusan warga tampak memadati sepanjang ruas jalan untuk menyaksikan iring-iringan peserta pawai. Antusiasme masyarakat begitu tinggi karena selain menjadi ajang olahraga, kegiatan tersebut juga menghadirkan hiburan bernuansa budaya yang melibatkan berbagai unsur masyarakat.

Ketua Panitia Kancil Mas Cup VI, Ajat S., mengatakan bahwa rangkaian pembukaan turnamen diawali dengan pawai budaya pada pagi hari, kemudian dilanjutkan dengan seremoni pembukaan turnamen pada siang hari. Menurutnya, seluruh persiapan telah dilakukan agar kegiatan berjalan dengan aman dan lancar.

“Insyaallah pembukaan turnamen pada hari ini akan dibuka langsung oleh Ketua GAPENSI Kabupaten Lebak, Nabil Jaya Baya. Kami berharap seluruh rangkaian acara dapat berlangsung sukses dan menjadi hiburan bagi masyarakat,” ujar Ajat.

Ia menjelaskan, turnamen Kancil Mas Cup VI tahun ini diikuti oleh 32 tim sepak bola dari berbagai daerah. Pertandingan perdana dijadwalkan dimulai pukul 13.00 WIB, dan seluruh peserta diharapkan menjunjung tinggi sportivitas selama kompetisi berlangsung.

Pawai budaya mengambil rute dari depan Kantor Desa Bojong Leles, melintasi Jalan Jaya Baya, kemudian menuju Jalan Ahmad Yani hingga kawasan Terminal Mandala. Sepanjang perjalanan, atraksi pencak silat yang ditampilkan para pesilat berhasil memikat perhatian warga yang berdiri di sisi jalan.

Ajat menegaskan bahwa penyelenggaraan pawai budaya bukan sekadar pelengkap acara pembukaan, melainkan sebagai upaya untuk melestarikan kesenian tradisional sekaligus mempererat kebersamaan masyarakat. Menurutnya, olahraga dan budaya dapat berjalan berdampingan sebagai sarana membangun persatuan.

“Kami ingin kompetisi olahraga ini tidak hanya soal persaingan di lapangan, tetapi juga menjadi momentum untuk menjalin persaudaraan, memperkuat silaturahmi, dan menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya daerah,” pungkasnya.

Dengan semangat kebersamaan yang ditunjukkan seluruh peserta dan masyarakat, Turnamen Kancil Mas Cup VI diharapkan menjadi ajang yang sukses, melahirkan pertandingan berkualitas, serta memberikan dampak positif bagi pembinaan olahraga sepak bola sekaligus pelestarian budaya tradisional di Kabupaten Lebak. (Gun)

Hari Jadi Pandeglang