Dari Bojong Leles, BIL CUP 2026 Menyalakan Harapan Baru Sepak Bola Kabupaten Lebak

Avatar of Redaksi
Redaksi
25 Jul 2026 09:57
Daerah 0
3 menit membaca

Pojokpublik.id LEBAK – Lapangan Utama Lebak Koang, Desa Bojong Leles, Kecamatan Cibadak, berubah menjadi pusat perhatian masyarakat pada Rabu (22/7/2026). Ribuan warga memadati sisi lapangan untuk menyaksikan pembukaan Turnamen Sepak Bola BIL CUP 2026, yang diikuti 33 klub dari berbagai wilayah di Kabupaten Lebak.

Pembukaan turnamen ditandai dengan tendangan pertama oleh Ketua GAPENSI Kabupaten Lebak, Moch. Nabil Jaya Baya, sebagai simbol dimulainya kompetisi.

Mengusung semangat “Bola itu bundar, perjuangan tidak boleh putus,” turnamen ini diharapkan menjadi wadah pembinaan sekaligus pencarian bibit-bibit pesepak bola berbakat dari Kabupaten Lebak.

BIL CUP 2026 digelar dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Kompetisi akan berlangsung selama 19 hari dengan hadiah utama yang unik, yakni seekor kerbau bagi tim juara.

Menurut Nabil, turnamen ini tidak sekadar mengejar gelar juara, tetapi juga menjadi ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan kemampuan dan mental bertanding.

“Turnamen ini bukan hanya soal siapa yang menjadi juara. Ini adalah ruang bagi anak-anak muda untuk menunjukkan kemampuan, mengasah mental bertanding, dan membuka jalan menuju prestasi yang lebih tinggi. Saya berharap dari lapangan ini akan lahir pesepak bola yang mampu membawa nama Kabupaten Lebak ke tingkat nasional,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan seluruh pemain, ofisial, dan suporter agar menjaga sportivitas serta ketertiban selama kompetisi berlangsung.

Selain menjadi ajang olahraga, BIL CUP juga memberi dampak positif bagi perekonomian masyarakat. Di sekitar lapangan, puluhan pelaku UMKM memanfaatkan keramaian dengan menjajakan berbagai makanan, minuman, hingga atribut klub.

“Setiap pertandingan bukan hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi warga. Saya berharap BIL CUP dapat terus menjadi agenda tahunan yang memberi manfaat luas,” kata Nabil.

Antusiasme masyarakat terlihat sejak laga pembuka yang mempertemukan Bhayangkara FC melawan 42 FC. Suporter memenuhi area pertandingan, sementara para pedagang terus melayani pembeli sepanjang pertandingan berlangsung.

Keberhasilan penyelenggaraan pembukaan turnamen tidak lepas dari kolaborasi antara pemerintah desa, Karang Taruna, panitia, dan masyarakat.

Kepala Desa Bojong Leles, Eman, mengatakan BIL CUP merupakan milik bersama sehingga seluruh masyarakat memiliki tanggung jawab untuk menjaga keamanan dan kenyamanan selama turnamen berlangsung.

“Ini bukan hanya milik panitia atau pemain. Ini milik seluruh warga Bojong Leles. Karena itu mari kita jaga keamanan dan kenyamanan agar tamu yang datang merasakan keramahan kita,” ujarnya saat dihubungi melalui WhatsApp.

Pembukaan turnamen turut dihadiri Kapolsek Cibadak IPTU Agus Supriyadi mewakili Kapolres Lebak, Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Lebak Nevi Fahlevi, Camat Cibadak, Camat Rangkasbitung, Camat Kalanganyar, Camat Warunggunung, Ketua Badak Banten Perjuangan H. Eli Sahroni, Ketua Karang Taruna Kabupaten Lebak Imen Nurhakim, serta Ketua Karang Taruna Kecamatan Cibadak Iyat Ruhiyatul Ulum.

Memasuki hari ketiga, Jumat (24/7/2026), pertandingan mempertemukan Tim Situ Jaya melawan Kadu Agung. Hingga berita ini diturunkan, Kadu Agung unggul 2-0 atas Situ Jaya.

Panitia berharap turnamen ini tidak hanya melahirkan tim juara, tetapi juga mempererat persaudaraan, menumbuhkan sportivitas, dan meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap sepak bola.

Di Bojong Leles, sepak bola kembali membuktikan dirinya bukan sekadar olahraga, melainkan ruang tumbuhnya mimpi, kebersamaan, dan harapan akan lahirnya talenta-talenta baru yang kelak mengharumkan nama Kabupaten Lebak.

 

(Farid)

Hari Jadi Pandeglang