Adapun Prosesi serah terima ini di laksanakan untuk kedua kalinya,yaitu tgl 8 Februari 2026.
Paspampres berencana menjadikannya tradisi tetap setiap Minggu, sehingga publik dapat menyaksikan langsung bentuk disiplin dan komitmen pasukan dalam menjaga kehormatan negara.
Dalam pelaksanaannya, upacara melibatkan berbagai satuan khusus Paspampres. Pasukan Kawal Istana (Walis) dari Batalyon Pengawal Protokoler Kenegaraan (Yonwalprotneg) tampil sebagai inti formasi.
Kehadiran Pasukan Berkuda dari Batalyon Kavaleri (Yonkav) menambah nuansa seremonial, sementara iringan musik dari Detasemen Musik (Densik) memperkuat suasana khidmat.
Selain pasukan, prosesi ini juga dipimpin langsung oleh Komandan Komplek (Danplek) Istana merdeka sebagai penanggung jawab wilayah pengamanan.
Kehadiran Danplek menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya seremonial, melainkan bagian dari sistem pengamanan yang terintegrasi di lingkungan kepresidenan.
Tradisi serah terima pengawalan ini memiliki makna simbolis yang mendalam. Ia mencerminkan kesinambungan tugas pengamanan, sekaligus menjadi representasi kehormatan negara yang dijaga secara berkelanjutan.
“Prosesi ini memperlihatkan bagaimana menempatkan nilai profesionalisme dan disiplin paspampres sebagai fondasi utama,” kata Edwin.
Dia menyebut serah terima dilaksanakan antara Regu Jaga Lama dan Regu Jaga Baru dengan komposisi pasukan masing-masing berjumlah 27 personel, terdiri dari 1 personel Danposko, 1 personel Pelana Bendera, 21 personel pasukan, serta 4 personel pasukan berkuda.
Rangkaian prosesi mencakup laporan dan penghormatan kepada Komandan Komplek, laporan dan penghormatan antara Dinas Jaga Lama dengan Dinas Jaga Baru, atraksi kuda, kolone senapan, pengecekan senjata, hingga serah terima Bendera Kawal Istana.
Selain unsur utama itu, selama pelaksanaan Serah Terima Kawal Istana juga terdapat pasukan khusus pengamanan guna memastikan prosesi serah terima berlangsung dalam keadaan aman, tertib, lancar, dan khidmat.
Kegiatan ini juga di hadiri oleh berbagai komunitas yang ada di masyarakat,di antaranya yaitu Nurul Rahayu Priatna atlet karate dari Dojo zatayu INKANAS Kab Bogor, yang hadir mengatakan saya sangat senang bisa melihat serah terima pengawal istana secara dekat bahkan bisa sesi Poto bersama semoga acara ini bisa menambah semangat dan support khususnya kepada kepada saya ujar Nurul
Setelah rangkaian serah terima selesai, dan kegiatan sesi Poto bersama sebagai wujud kedekatan antara Paspampres dengan rakyat, sekaligus refleksi semangat kebangsaan terhadap Istana kebanggaan Rakyat Indonesia.
Dyt






