Pojokpublik.id Lebak – Asisten Lapangan (Aslap) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) memastikan bahwa menu MBG yang disajikan kepada para siswa telah sesuai dengan ketentuan dan standar yang ditetapkan. Tidak ditemukan adanya pengurangan baik dari sisi harga, porsi, maupun kualitas makanan.
Menu MBG disediakan secara utuh sesuai standar yang berlaku, mencakup kualitas bahan, kuantitas porsi, serta nilai anggaran yang telah ditentukan. Dengan demikian, pelaksanaan program MBG dinilai berjalan transparan, akuntabel, dan dapat dipertanggungjawabkan sesuai peraturan yang berlaku.
Hal tersebut disampaikan oleh Asmur, Asisten Lapangan (Aslap) MBG dari Yayasan Nurwasita Bumi Nusantara, saat dikonfirmasi terkait pelaksanaan program MBG di wilayah Kabupaten Lebak.
“Asmur menjelaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) bagi siswa telah ditetapkan menjadi dua paket menu yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan,” ujarnya.
Ia merinci, paket kecil diperuntukkan bagi siswa PAUD hingga SD kelas 3 dengan harga Rp8.000 (delapan ribu rupiah) per porsi. Sementara paket besar diperuntukkan bagi siswa SD kelas 4 hingga SMA dengan harga Rp10.000 (sepuluh ribu rupiah) per porsi.
“Asmur menegaskan bahwa tidak ada pengurangan dari harga maupun porsi yang telah ditetapkan. Seluruh komponen menu disediakan secara lengkap sesuai standar,” katanya.
Lebih lanjut, Asmur menyampaikan bahwa pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan demi mendukung kesehatan dan pemenuhan gizi para penerima manfaat program MBG.
“Menu MBG disusun dengan memperhatikan unsur gizi seimbang, kebersihan, serta kebutuhan penerima manfaat sesuai usia dan jenjang pendidikan. Pengawasan di lapangan juga terus kami lakukan agar kualitas makanan tetap terjaga dan tepat sasaran,” tegasnya.
Aslap Yayasan Nurwasita Bumi Nusantara juga menegaskan bahwa penetapan paket menu dan harga tersebut telah sesuai dengan ketentuan dan aturan yang berlaku.
Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ini diharapkan dapat membantu pemenuhan kebutuhan gizi peserta didik serta menunjang kegiatan belajar mengajar agar berjalan lebih optimal. (Dhani Ramdhan/red)













