Sosialisasi Empat Pilar di Cikidal, Ahmad Fauzi Ajak Masyarakat Perkuat Nilai Kebangsaan

Avatar of Redaksi
Redaksi
1 Mar 2026 22:09
Daerah 0
3 menit membaca

Pojokpublik.id Pandeglang – Upaya penguatan pemahaman kebangsaan kembali dilaksanakan melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan yang berlangsung pada Rabu siang, 4 Februari 2026, di Gedung PKPRI Kecamatan Cikidal, Kabupaten Pandeglang, Banten. Kegiatan berjalan kondusif dengan partisipasi masyarakat yang menunjukkan antusiasme tinggi sepanjang acara.

Forum sosialisasi dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh pemuda, pendidik, tokoh masyarakat, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan. Sejak pembukaan hingga penutupan, peserta terlihat mengikuti kegiatan secara tertib dan aktif menyimak materi yang disampaikan.

Dalam kesempatan tersebut, Ahmad Fauzi selaku Anggota DPR RI Komisi V sekaligus Ketua DPW PKB Banten menekankan bahwa penguatan Empat Pilar Kebangsaan merupakan bagian penting dalam menjaga stabilitas sosial dan persatuan nasional. Ia menyampaikan bahwa tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya datang dari luar, tetapi juga dari dalam apabila masyarakat mulai mengabaikan nilai-nilai dasar bangsa.

“Ketahanan bangsa sangat bergantung pada seberapa kuat kita memegang nilai-nilai kebangsaan. Empat Pilar ini adalah fondasi yang harus terus kita rawat bersama,” kata Ahmad Fauzi.

Ia menjelaskan bahwa implementasi nilai Pancasila, penghormatan terhadap konstitusi, komitmen terhadap keutuhan NKRI, serta semangat Bhinneka Tunggal Ika perlu diwujudkan secara nyata di tengah kehidupan masyarakat. Menurutnya, pemahaman yang baik harus diikuti dengan praktik yang konsisten.

Ahmad Fauzi juga menyoroti pentingnya membangun budaya dialog dan toleransi di tengah masyarakat yang majemuk. Ia mengingatkan bahwa perbedaan merupakan realitas bangsa Indonesia yang justru harus dijaga sebagai kekuatan bersama.

“Perbedaan jangan dilihat sebagai potensi konflik, tetapi sebagai kekayaan bangsa. Selama kita berpegang pada Empat Pilar, persatuan akan tetap terjaga,” ujarnya.

Ia turut menekankan peran strategis generasi muda dalam merawat nilai kebangsaan di era digital. Menurutnya, literasi kebangsaan harus berjalan beriringan dengan literasi teknologi agar masyarakat tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang menyesatkan.

“Generasi muda hari ini hidup di ruang digital yang sangat terbuka. Karena itu, mereka perlu dibekali pemahaman kebangsaan yang kuat agar mampu menjadi penjaga persatuan di ruang nyata maupun ruang digital,” tegasnya.

Sepanjang kegiatan, interaksi antara pemateri dan peserta berlangsung dinamis. Tingginya perhatian peserta menunjukkan bahwa isu penguatan wawasan kebangsaan masih menjadi kebutuhan penting di tengah masyarakat daerah.

Menutup kegiatan, Ahmad Fauzi menyampaikan harapannya agar forum sosialisasi ini dapat memberikan dampak nyata dan berkelanjutan.

“Kegiatan seperti ini harus menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama. Saya berharap peserta dapat membawa semangat Empat Pilar ke lingkungan masing-masing dan mengimplementasikannya dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya.

Penyelenggara menyampaikan apresiasi atas keterlibatan aktif seluruh peserta yang telah mengikuti kegiatan dengan tertib. Melalui sosialisasi ini, diharapkan kesadaran kebangsaan masyarakat di Kabupaten Pandeglang semakin kokoh serta mampu menjadi perekat dalam menjaga persatuan dan keharmonisan kehidupan berbangsa dan bernegara.

Pers Nasional
x
x