Jabatan Srtaegis Hingga Dicopot, Jejak Kasus Joko Budi Darmawan Aspidum Kejati Jatim

Avatar of Redaksi
Redaksi
9 Apr 2026 17:48
2 menit membaca

Pojokpublik.id JAKARTA – Nama Joko Budi Darmawan kini tengah menjadi sorotan publik setelah dicopot dari jabatannya oleh Kejaksaan Agung (Kejagung). Jaksa yang sebelumnya menjabat sebagai Asisten Tindak Pidana Umum (Aspidum) Kejaksaan Tinggi Jawa Timur ini diduga terlibat serius dalam praktik korupsi yang mencoreng institusi kejaksaan.

Biodata Singkat

– Nama Lengkap: Joko Budi Darmawan
– Tempat, Tanggal Lahir: Tulungagung, Jawa Timur, 23 Februari 1977
– Pendidikan: Magister Hukum (M.H.)

Jejak Karir

Joko Budi Darmawan memiliki rekam jejak jabatan yang cukup mentereng di lingkungan Kejaksaan. Sebelum jatuh tersandung kasus, ia pernah menduduki sejumlah posisi strategis, antara lain:

– Kepala Seksi Pidum Kejari Surabaya
– Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Karangasem, Bali
– Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Surabaya (2023–2024)
– Asisten Pidum (Aspidum) Kejati Jawa Timur (2024–April 2026)

Kasus yang Menjerat
Joko Budi Darmawan diamankan oleh Tim Pengamanan Internal (Pam SDO) Kejagung dan langsung dicopot dari jabatannya pada April 2026. Ia diduga kuat terlibat dalam:

– Manipulasi Berkas Perkara: Diduga mempermainkan hukum dalam kasus jual beli kapal dengan memanipulasi akta otentik.

– Penerimaan Gratifikasi: Diduga menerima suap senilai miliaran rupiah dari pihak yang berperkara untuk menguntungkan salah satu sisi.

– Kasus ini berkaitan erat dengan perkara pidana yang saat ini sedang disidangkan di Pengadilan Negeri Surabaya, yang menjerat Mochamad Wildan, Direktur PT Eka Nusa Bahari.

Keputusan pemecatan ini menjadi bukti tegasnya Kejagung dalam melakukan bersih-bersih oknum jaksa yang menyalahgunakan wewenang dan terlibat tindak pidana korupsi.

Hari Jadi Pandeglang
x
x