Tingkatkan Kapasitas Dai, MUI Tangerang Dorong Khotib Adaptif dan Inovatif

Avatar of Redaksi
Redaksi
21 Apr 2026 20:44
Daerah 0
2 menit membaca

Pojokpublik.id Tangerang – Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Tangerang menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Khotib Profesional Inovatif Tahun 1447 H/2026 M pada Selasa (21/4/2026). Kegiatan berlangsung sejak pukul 07.30 WIB hingga selesai, bertempat di Kantor MUI Kabupaten Tangerang, Komplek Pemda, Jalan Anggrek, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Banten.

Bimtek ini dipimpin langsung oleh Ketua Umum MUI Kabupaten Tangerang, KH. Muhammad Ues Nawawi Gofar, dengan mengusung tema “Meningkatkan Profesionalitas Khotib dalam Mewujudkan Dakwah yang Moderat, Mencerahkan, dan Menyejukkan Umat.”

Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris Umum MUI Kabupaten Tangerang KH. Nur Alam Jaelani, para pengurus MUI kecamatan se-Kabupaten Tangerang, serta perwakilan organisasi sosial keagamaan seperti NU, Muhammadiyah, DMI, dan FSPP. Peserta merupakan utusan khotib dari seluruh kecamatan, perwakilan DKM masjid jami, serta tokoh agama.

Dalam pelaksanaannya, Bimtek ini bertujuan meningkatkan kapasitas, wawasan, dan keterampilan para khotib agar mampu menyampaikan khutbah Jumat yang berkualitas, kontekstual, serta mengedepankan nilai-nilai Islam wasathiyah.

Adapun materi yang diberikan meliputi teknik penyusunan materi khutbah yang sistematis dan aktual, retorika dakwah dan public speaking, wawasan kebangsaan serta moderasi beragama, hingga pemanfaatan teknologi digital dalam syiar dakwah.

Dalam sambutannya, KH. Muhammad Ues Nawawi Gofar menegaskan bahwa khotib memiliki peran strategis dalam pembinaan umat.

“Mimbar Jumat adalah madrasah mingguan umat. Khotib harus profesional, memiliki kedalaman ilmu, menyampaikan dakwah secara menyejukkan, serta tidak memecah belah,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa kegiatan Bimtek ini merupakan agenda rutin MUI Kabupaten Tangerang sebagai bentuk komitmen dalam mencetak dai dan khotib yang adaptif terhadap perkembangan zaman, tanpa meninggalkan khazanah keilmuan Islam.

Salah satu peserta khotib mengaku bersyukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur dengan adanya Bimtek ini. Kegiatan ini membantu kami meningkatkan kualitas dalam menjalankan tugas dan fungsi di masyarakat,” ungkapnya.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat peran khotib dalam menyampaikan dakwah yang sejuk, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan umat di era modern.

 

(Sitinurjanah)

Hari Jadi Pandeglang
x
x