Daerah

KUMALA Soroti Ambruknya Jembatan Gantung di Wanasalam

David
×

KUMALA Soroti Ambruknya Jembatan Gantung di Wanasalam

Sebarkan artikel ini
KUMALA Soroti Ambruknya Jembatan Gantung di Wanasalam I PojokPublik
Foto: Kepala Bidang AMP KUMALA, Ledi.

Pojokpublik.id LEBAK – Sebuah jembatan gantung di Kecamatan Wanasalam, Kabupaten Lebak, ambruk pada Rabu (21/1/2026), mengakibatkan lima pelajar SMPN 3 Wanasalam beserta satu unit sepeda motor terjatuh ke sungai.

Peristiwa tersebut terjadi saat para pelajar hendak berangkat ke sekolah dengan melintasi jembatan menggunakan sepeda motor. Diduga, kondisi jembatan yang sudah tidak layak pakai serta licin akibat hujan menjadi penyebab utama ambruknya jembatan. Derasnya arus sungai sempat menyulitkan proses evakuasi.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian itu segera memberikan pertolongan. Seluruh korban berhasil dievakuasi dengan selamat, namun beberapa pelajar mengalami luka ringan dan syok, sehingga langsung mendapatkan penanganan medis.

Insiden ini kembali menyoroti buruknya kondisi infrastruktur penghubung antar desa, khususnya jembatan gantung yang menjadi akses utama masyarakat dan pelajar. Warga berharap pemerintah daerah segera mengambil langkah cepat dengan menutup sementara akses jembatan serta melakukan perbaikan menyeluruh demi mencegah kejadian serupa.

Menanggapi peristiwa tersebut, Kepala Bidang AMP KUMALA, Ledi, menyampaikan keprihatinannya. Ia menilai kejadian ini mencerminkan lemahnya perhatian terhadap keselamatan infrastruktur publik, terutama yang menjadi akses utama pendidikan masyarakat pedesaan

“Jembatan seharusnya menjadi sarana penunjang aktivitas warga, bukan justru membahayakan keselamatan. Kami menilai peristiwa ini bukan sekadar kecelakaan, melainkan akibat dari kurangnya perawatan dan pengawasan terhadap fasilitas umum,” ujar Ledi.

Pihaknya mendesak camat dan kepala desa setempat untuk segera menutup akses jembatan tersebut, serta meminta pemerintah daerah melakukan perbaikan secepatnya. Selain itu, ia juga mendorong adanya audit menyeluruh terhadap jembatan gantung lainnya di wilayah Kabupaten Lebak.

“Keselamatan pelajar dan masyarakat harus menjadi prioritas utama demi terciptanya keadilan dan pemerataan pembangunan,” tegasnya. (red)