Dok. Pemkab TangerangPojokpublik.id Tangerang – Pemerintah Kabupaten Tangerang melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Sinkronisasi Data dan Kolaborasi Peningkatan Capaian Akses Sanitasi, ODF, Rumah Sehat, Kualitas Air Minum, dan Pengelolaan Sampah di Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang, Jumat (8/5/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Gedung Serba Guna (GSG) Kecamatan Sindang Jaya itu dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai. Acara ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam percepatan pelaksanaan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).
Hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi yang diwakili Dr. Nia, perwakilan Dinas Perkim, Nursyamsu, Camat Sindang Jaya, para kepala desa se-Kecamatan Sindang Jaya, Kepala Puskesmas Sindang Jaya dan Pasar Kemis, sanitarian, kader kesehatan, serta perwakilan Perumdam TKR.
Turut hadir kader Pokja 3, ketua kelompok bank sampah Kecamatan Sindang Jaya, kelompok swadaya masyarakat, tenaga sanitasi lingkungan puskesmas, hingga Forum Komunitas Kecamatan Sehat (FKKS) Kecamatan Sindang Jaya.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menyamakan data sekaligus memperkuat kolaborasi lintas sektor guna mempercepat capaian lima pilar STBM di Kecamatan Sindang Jaya. Lima pilar tersebut meliputi akses sanitasi layak, stop buang air besar sembarangan (BABS), rumah sehat, kualitas air minum layak, serta pengelolaan sampah rumah tangga.
Dalam arahannya, Bupati Tangerang Drs. H. Moch. Maesyal Rasyid, M.Si menegaskan pentingnya sinkronisasi data sebagai dasar pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.
“Data itu panglima. Kalau data sanitasi berbeda antara puskesmas, desa, dan BPS, maka program kita tidak tepat sasaran. Hari ini kita sinkronkan. Target kita Sindang Jaya 100 persen ODF tahun 2026 dan menjadi kecamatan percontohan pengelolaan sampah,” ujarnya.
Bupati juga meminta seluruh kepala desa dan lurah untuk rutin memperbarui data by name by address serta memastikan tidak ada warga yang belum memiliki jamban sehat.
Selain itu, Bupati menginstruksikan Perumdam TKR untuk memperluas jaringan air bersih dan meminta Dinas Lingkungan Hidup mendampingi pembentukan bank sampah di setiap desa.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tangerang dr. Hendra Tarmizi melalui Dr. Nia memaparkan hasil sinkronisasi data sementara Kecamatan Sindang Jaya per Mei 2026.
Data tersebut menunjukkan capaian akses sanitasi layak mencapai 87,4 persen, namun masih terdapat 12,6 persen kepala keluarga yang belum memiliki akses sanitasi layak. Kemudian, sebanyak empat dari tujuh desa telah mendeklarasikan diri sebagai desa ODF.
Untuk kategori rumah sehat, capaian tercatat sebesar 81,2 persen, akses air minum layak sebesar 89,1 persen, sementara pengelolaan sampah masih didominasi pola kumpul-angkut-buang dengan angka mencapai 65 persen.
“Kita sepakat hari ini data ini dikunci. Selanjutnya tiap desa membuat rencana aksi tiga bulan ke depan untuk mengejar target yang sudah ditetapkan. Puskesmas menjadi koordinator di lapangan,” tegasnya.
Camat Sindang Jaya juga menyatakan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti arahan Bupati Tangerang melalui pembentukan Tim STBM Kecamatan.
“Pak Bupati sudah memberikan arahan yang jelas. Kami akan membentuk Tim STBM Kecamatan. Setiap desa wajib menggelar musyawarah desa khusus sanitasi. Dana desa juga akan diarahkan untuk pembangunan jamban komunal dan pelatihan kader,” ujarnya.
Kegiatan ditutup dengan penandatanganan Komitmen Bersama Percepatan Lima Pilar STBM oleh seluruh kepala desa se-Kecamatan Sindang Jaya yang disaksikan langsung oleh Bupati dan Wakil Bupati Tangerang.
(Sitinurjanah)
