Banjir Rendam Jakarta Utara, Aktivitas Warga hingga Transportasi Terhenti

Avatar of admin
admin
12 Jan 2026 15:29
2 menit membaca

Pojokpublik.id Jakarta – Banjir kembali melanda sejumlah wilayah di Jakarta Utara, menyebabkan lumpuh totalnya aktivitas masyarakat. Genangan air terjadi di berbagai titik strategis mulai dari Angke Jaya menuju Mangga Dua, Kampung Bandan, Pademangan, hingga Jalan Gunung Sahari, sehingga akses jalan tidak dapat dilalui kendaraan maupun pejalan kaki, Senin (12/1/2026).

Banjir yang terjadi sejak pagi hari ini mengakibatkan kendaraan umum terhenti, sementara warga terpaksa berjalan kaki menembus genangan air. Beberapa ruas jalan utama tidak bisa dilewati karena ketinggian air yang terus meningkat dan arus yang cukup deras.

Selain akses jalan, jalur kereta api dari Tanah Abang menuju Kampung Bandan juga tidak dapat dilalui akibat banjir yang merendam kawasan Kampung Bandan. Akibatnya, perjalanan kereta terganggu dan banyak penumpang terlantar serta harus mencari jalur alternatif.

Aktivitas ekonomi masyarakat turut terdampak. Sejumlah pasar dan pertokoan di kawasan terdampak terpaksa tutup, karena air masuk ke area perdagangan dan menyulitkan mobilitas pedagang maupun pembeli.

Di beberapa lokasi terlihat tumpukan sampah terbawa arus air dan menyumbat saluran drainase, memperparah genangan. Sampah plastik, styrofoam, dan limbah rumah tangga terlihat memenuhi aliran air, sehingga aliran menjadi tersendat dan menyebabkan air meluap ke jalan serta permukiman warga.

Muslim Suryadi salah satu tokoh, menilai banjir kali ini merupakan dampak dari buruknya pengelolaan drainase yang diperparah oleh perilaku membuang sampah sembarangan.

“Banjir ini bukan hanya karena hujan, tapi juga karena saluran air yang tersumbat sampah. Warga harus berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah ke saluran air,” kata muslim.

Ia juga meminta pemerintah daerah untuk segera melakukan normalisasi saluran dan membersihkan titik-titik rawan banjir agar kejadian serupa tidak terus berulang.

Sementara itu, Salah satu warga, Imanudin mengatakan banjir kali ini sangat mengganggu aktivitas harian masyarakat.

“Jalan tidak bisa dilalui, kendaraan umum berhenti, kami terpaksa jalan kaki. Air juga sudah masuk ke pemukiman warga,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, banjir masih merendam sejumlah kawasan di Jakarta Utara. Warga diimbau untuk tetap waspada, menghindari jalur terdampak, serta ikut menjaga kebersihan lingkungan guna mencegah saluran air tersumbat.

Pers Nasional
x
x