Foto/Lisandro MartinezPojokpublik.id Jakarta – Bek Manchester United, Lisandro Martinez, mengungkap sisi gelap dalam perjalanan kariernya ketika mengalami cedera anterior cruciate ligament (ACL). Cedera serius tersebut sempat membuatnya berpikir untuk meninggalkan dunia sepak bola sepenuhnya.
Martinez mengaku kondisi mentalnya jatuh setelah rentetan cedera yang dialaminya dalam beberapa musim terakhir. Usai sebelumnya mengalami patah kaki, cedera lutut yang datang kemudian menjadi pukulan berat baginya. Rasa sakit berkepanjangan membuatnya kehilangan motivasi untuk kembali ke lapangan.
Pemain timnas Argentina itu bahkan sempat merasa hidupnya tidak lagi seimbang. Ia mengatakan bahwa rasa sakit yang terus-menerus membuatnya frustrasi dan berpikir untuk pulang ke Argentina demi menjauh dari sepak bola dan fokus pada kehidupannya bersama keluarga.
Situasi tersebut semakin berat karena Martinez harus menjalani operasi dan absen panjang hampir satu tahun. Masa pemulihan menjadi fase paling sulit dalam hidupnya, baik secara fisik maupun mental. Ia merasa seperti kehilangan identitas sebagai seorang pesepak bola.
Namun, titik balik datang dari keluarga. Kelahiran putrinya menjadi alasan kuat bagi Martinez untuk bangkit dan tidak menyerah. Momen tersebut memberinya motivasi baru untuk kembali berjuang dan menjalani rehabilitasi dengan tekad penuh.
Perlahan tapi pasti, Martinez berhasil pulih dan kembali merumput bersama Manchester United pada akhir November 2025. Kini, ia mengaku merasa jauh lebih kuat, bukan hanya secara fisik, tetapi juga mental, dan siap kembali bersaing di level tertinggi, termasuk bersama tim nasional Argentina.
