Keterangan Foto:KKM 02 Untirta Gelar Workshop Public Speaking di Ponpes Al-Mu’awwanah, Hadirkan Duta Untirta. Selasa 14 Juli 2026
Pojokpublik.id Pandeglang – Dalam upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia di lingkungan pesantren, berbagai kegiatan edukatif mulai dihadirkan. Salah satunya diwujudkan melalui Workshop Public Speaking yang digelar oleh Kelompok Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) 02 Universitas Sultan Ageng Tirtayasa (Untirta) di Pondok Pesantren Al-Mu’awwanah pada Selasa 14 Juli 2026
Kegiatan tersebut merupakan program kerja unggulan KKM yang menghadirkan Zulfa Afro Umniyah, selaku Duta UNTIRTA 2024, sebagai narasumber.
Workshop diikuti santri putra dan putri dengan tujuan membekali mereka keterampilan berbicara di depan umum, meningkatkan kepercayaan diri, serta mengasah kemampuan komunikasi yang menjadi bekal penting dalam kehidupan bermasyarakat.
Dalam penyampaian materinya, Zulfa menegaskan bahwa kemampuan public speaking bukan hanya diperlukan oleh kalangan profesional, tetapi juga menjadi kompetensi yang wajib dimiliki para santri.
“Public speaking bukan sekadar kemampuan berbicara di depan banyak orang, tetapi juga kemampuan menyampaikan pesan dengan jelas, percaya diri, serta mampu meyakinkan dan memengaruhi audiens agar pesan yang disampaikan dapat diterima dengan baik. Kami berharap para santri berani tampil, berani menyampaikan gagasan, serta menjadikan kemampuan ini sebagai bekal untuk berdakwah maupun berkontribusi di tengah masyarakat,” ujar Zulfa Afro Umniyah.
Selama workshop berlangsung, peserta tidak hanya menerima materi secara teori, tetapi juga mengikuti berbagai sesi praktik. Para santri dilatih mengatasi rasa gugup ketika berbicara di depan umum, mempraktikkan teknik memperkenalkan diri, hingga melakukan simulasi menjadi Master of Ceremony (MC) pada acara formal maupun semi formal menggunakan naskah yang telah disiapkan.
Selain itu, peserta juga mendapat pelatihan mengenai teknik vokal, artikulasi, dan intonasi agar penyampaian pesan menjadi lebih efektif, komunikatif, dan mudah dipahami oleh audiens.
Perwakilan KKM 02 UNTIRTA, Nadia Tilambara sebagai ketua pelaksana mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk kontribusi mahasiswa dalam memberikan manfaat nyata kepada masyarakat, khususnya di lingkungan pesantren.
“Melalui workshop ini kami ingin memberikan bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan para santri dalam berbagai kesempatan. Harapannya, ilmu yang diperoleh tidak berhenti sampai di sini, tetapi terus dilatih sehingga mampu membentuk pribadi yang percaya diri, komunikatif, dan siap menjadi generasi yang membawa perubahan positif di tengah masyarakat,” kata Nadia Tilambara.
Menurut Nadia, keberhasilan workshop terlihat dari tingginya antusiasme para santri selama mengikuti setiap sesi. Para peserta aktif bertanya, berdiskusi, hingga berani tampil mempraktikkan materi yang diberikan.
Melalui kegiatan ini, KKM 02 Untirta berharap Pondok Pesantren Al-Mu’awwanah dapat terus mengembangkan kemampuan public speaking para santri secara berkelanjutan. Upaya tersebut dapat diwujudkan melalui kegiatan muhadharah atau latihan berbicara di depan umum yang dilaksanakan secara rutin setiap satu minggu sekali, sehingga keberanian, rasa percaya diri, dan kemampuan berkomunikasi para santri terus terasah.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan para santri tidak hanya memiliki kemampuan akademik dan keagamaan yang baik, tetapi juga mampu berkomunikasi secara efektif, menyampaikan dakwah dengan lebih menarik, serta memiliki kepercayaan diri ketika terjun dan mengabdi di tengah masyarakat.
Terakhir, pemateri Zulfa Afro Umniyah menyampaikan apresiasi atas antusiasme para santri yang mengikuti workshop dari awal hingga akhir. Ia juga memberikan semangat kepada seluruh peserta agar terus mengasah kemampuan public speaking melalui latihan yang konsisten, sehingga kepercayaan diri dan keterampilan berkomunikasi mereka semakin berkembang serta dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun saat berdakwah di tengah masyarakat.
(DS)
