Keterangan foto: Keterangan foto: Kepala SMP Negeri 5 Rangkasbitung, Uus Sukmana, M.Pd.Pojokpublik.id Lebak – Sebanyak 839 siswa SMP Negeri 5 Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten, menikmati Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disuplai oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Berjuang Rangkasbitung, Rabu (4/2/2026).
SMP Negeri 5 Rangkasbitung yang berlokasi di Jalan Raya Cikande–Rangkasbitung RT 02 RW 04, Kampung Binaya, Desa Mekarsari, Kecamatan Rangkasbitung, menyambut positif program unggulan pemerintah tersebut.
Kepala SMP Negeri 5 Rangkasbitung, Uus Sukmana, M.Pd, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas Program Makan Bergizi Gratis yang digagas oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Menurutnya, program ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah dalam mendukung dunia pendidikan melalui pemenuhan gizi anak.
“Program MBG ini sangat membantu peserta didik kami. Kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas hadirnya program ini sebagai wujud nyata pemerintah dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045,” ujar Uus saat ditemui.
Ia menjelaskan, pendistribusian makanan bergizi tiba di sekolah sekitar pukul 10.00 WIB dan dikonsumsi secara bersama-sama pada jam istirahat pukul 12.00 WIB. Dari total 839 siswa, termasuk 40 orang dewan guru, seluruhnya dapat menikmati menu MBG tersebut.
“Sebelum dibagikan kepada siswa, dewan guru terlebih dahulu melakukan pengecekan kualitas makanan guna memastikan makanan tersebut layak konsumsi,” tambahnya.
Uus berharap Program Makan Bergizi Gratis ini dapat terus berkelanjutan dan merata, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh peserta didik.
Diketahui, Program Makan Bergizi Gratis merupakan program strategis dan prioritas Presiden Prabowo Subianto yang secara resmi diluncurkan secara nasional pada Januari 2025. Program ini bertujuan meningkatkan kesehatan gizi dan kecerdasan anak Indonesia sebagai investasi jangka panjang.
Selain itu, MBG juga difokuskan untuk mengatasi stunting dan gizi buruk, serta memastikan pemenuhan gizi harian bagi balita, anak PAUD, siswa SD, SMP, SMA/SMK, serta ibu hamil dan menyusui, guna mempersiapkan generasi emas Indonesia tahun 2045 dan membangun pola konsumsi serta perilaku sadar gizi di masyarakat. (Welly)
