Waspada Begal Merajalela, Warga Desa Ciomas Tenjo Resah

Avatar of Redaksi
Redaksi
2 Apr 2026 21:20
Daerah 0
2 menit membaca

Pojokpublik.id Bogor – Aksi kriminal kembali meresahkan warga Desa Ciomas, Kecamatan Tenjo, Kabupaten Bogor. Dalam beberapa hari terakhir pasca Hari Raya Idulfitri, sejumlah insiden pencurian dan percobaan pembegalan terjadi di wilayah tersebut, khususnya di jalur Rewod.

Salah satu warga, Sarip, nyaris menjadi korban pencurian sepeda motor pada Selasa (1/4/2026). Peristiwa terjadi saat ia memarkir kendaraannya di pinggir jalan dekat kebun.

“Waktu saya lihat motor mau dibawa orang tidak dikenal, saya langsung pegang. Sempat terjadi tarik-menarik, tapi alhamdulillah motor tidak jadi dibawa. Pelaku kemudian kabur menggunakan motor jenis matic,” ujar Sarip.

Tak berselang lama, warga kembali dihebohkan oleh dugaan aksi begal di sekitar Jalan Rewod. Dalam salah satu kejadian, seorang anak di bawah umur yang tengah mengendarai sepeda motor dikejar oleh orang tak dikenal. Beruntung, korban berhasil menyelamatkan diri setelah menghentikan kendaraannya di area ramai.

Insiden lain juga terjadi di lokasi yang tidak jauh dari kejadian sebelumnya. Sekelompok anak yang sedang mengendarai motor diberhentikan oleh pelaku begal. Saat korban mencoba melawan, pelaku diduga melepaskan tembakan ke udara untuk menakut-nakuti. Dalam kondisi panik, korban akhirnya menyerahkan kendaraannya. Pelaku disebut berjumlah empat orang.

Aksi serupa kembali terjadi dua hari setelahnya. Seorang warga Kompa 2 yang tengah berkendara dikejar oleh pelaku menggunakan sepeda motor berwarna putih. Korban berhasil lolos setelah berteriak meminta pertolongan warga. Mendengar teriakan tersebut, masyarakat setempat langsung melakukan pengejaran, namun pelaku berhasil melarikan diri.

Menanggapi situasi tersebut, tokoh masyarakat setempat, Supriatna yang akrab disapa Lurah Osek mengimbau warga untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat keamanan lingkungan.

“Kami berharap masyarakat lebih aktif menjaga keamanan, salah satunya dengan menggiatkan ronda malam di setiap wilayah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti minimnya penerangan jalan di sejumlah titik yang dinilai rawan tindak kriminal. Menurutnya, perlu adanya perhatian dari dinas terkait bersama Pemerintah Desa Ciomas untuk menambah Penerangan Jalan Umum (PJU).

“Dengan adanya penerangan yang memadai, masyarakat akan merasa lebih aman saat melintas. Selain itu, sinergi antara warga dan pemerintah desa juga penting, termasuk dalam pelaporan cepat ke Polsek Tenjo,” tambahnya.

Warga diimbau untuk tetap waspada serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan guna mencegah jatuhnya korban berikutnya.

(Sitinurjanah)

Hari Jadi Pandeglang
x
x