
Pojokpublik.id Jakarta – Sebuah tantangan penurunan kadar lemak yang diselenggarakan oleh Absolute Fit periode 1 April hingga 31 Mei 2026 diwarnai dengan dinamika administratif yang memicu ketidaksepahaman antar cabang. Konflik bermula dari ketidaksesuaian data pencatatan sesi latihan dan perbedaan pandangan mengenai prosedur penimbangan akhir.
Menurut keterangan peserta ada perubahan data tinggi badan (1 April 2026) Pada awal program. “terjadi kekeliruan pencatatan tinggi badan peserta yang tercatat 162 cm. Setelah berdiskusi dengan coach yang bertugas, dilakukan koreksi menjadi 163 cm atas persetujuan bersama. Baik peserta maupun coach saat itu tidak menyadari adanya peraturan internal yang melarang perubahan data tersebut di tengah program.” Kata Lenny saat ditemui pewarta, pada Minggu (19/07/26)
Lenny menambahkan bahwa ada ketidaksesuaian sisa sesi latihan
Pada 29 Mei, peserta melakukan konfirmasi sisa sesi kepada customer service (CS) Cengkareng dan diinformasikan masih memiliki 1 sesi tersisa. Namun, saat kedatangan di hari terakhir program tanggal 31 Mei, coach menyatakan bahwa sesi telah habis.
Setelah dilakukan penelusuran lebih lanjut oleh pihak manajer PT dan CS melalui buku log latihan, ditemukan adanya kekeliruan pencatatan (double entry) di mana aktivitas latihan member lain tercatat dalam buku milik peserta.
*Opsi Penyelesaian dan Rematch*
Menanggapi perbedaan data tersebut, manajer gym menawarkan dua opsi, menggunakan hasil timbang saat itu atau melakukan latihan tambahan untuk penimbangan ulang. Peserta memilih opsi pertama karena keterbatasan fisik.
Namun, menindaklanjuti hasil evaluasi internal manajemen, diputuskan untuk mengadakan rematch selama tiga hari (Jumat, Sabtu, dan Minggu).
“akhirnya kita Rematch, saya menyatakan kesediaan, dan melunasi biaya rematch sebesar Rp900.000, serta menandatangani surat perjanjian akhir pada Kamis malam. Hasil dari Rematch saya kembali unggul.” Ungkap Lenny.
*Konflik Antar Cabang*
Awalnya situasi memanas ketika pihak perwakilan dari cabang Menteng mengajukan keberatan. Mereka menyatakan tidak terlibat dalam kesalahan administratif tersebut dan mempertanyakan dasar dilakukannya rematch. Hal ini sempat menciptakan ketegangan antara kedua cabang terkait prosedur tantangan.
Meskipun sempat terjadi perdebatan mengenai validitas proses, rematch tetap dilaksanakan sesuai jadwal. Berdasarkan hasil akhir penimbangan, peserta dari cengkareng, Lenny dinyatakan sebagai pemenang dengan capaian penurunan kadar lemak sebesar 1,4%, mengungguli perwakilan dari Menteng yang mencatatkan angka 0,8%.
“namun belum ada keputusan yang jelas dari pihak manajemen Absolute Fit terkait kasus ini. Juara pemenang ke 3 yang dijanjikan mendapatkan hadiah sepeda listrik pun belum ada kejelasan setelah chat wa jawabnya selalu di minta menunggu.”jelasnya.
