Benfica vs Real MadridPojokpublik.id Jakarta – Benfica tetap memasukkan nama Gianluca Prestianni dalam rombongan tim ke Madrid untuk leg kedua playoff 16 besar Liga Champions melawan Real Madrid. Padahal, gelandang asal Argentina itu sedang menjalani sanksi larangan bermain satu pertandingan dari UEFA.
Prestianni sebelumnya terseret dugaan kasus rasisme usai pertandingan leg pertama di Lisbon. Ia dituding melontarkan ejekan bernada rasis kepada Vinicius Junior tak lama setelah penyerang Madrid itu mencetak gol kemenangan. UEFA pun bergerak cepat dengan melakukan investigasi dan menjatuhkan hukuman sementara berupa skorsing satu laga.
Dengan sanksi tersebut, Prestianni sejatinya dipastikan absen pada pertemuan kedua di Santiago Bernabeu. Namun Benfica tetap membawanya ke Spanyol. Namanya masih tercantum dalam daftar skuad dan ia juga terlihat mengikuti sesi latihan tim.
Langkah ini tak lepas dari upaya banding yang diajukan Benfica atas keputusan UEFA. Pihak klub berharap ada perubahan putusan sebelum laga digelar, meski peluangnya dinilai kecil karena waktu yang sangat terbatas.
Selain faktor banding, keputusan membawa Prestianni juga disebut sebagai bentuk dukungan penuh klub terhadap sang pemain. Benfica tetap meyakini bahwa tudingan yang diarahkan kepadanya tidak terbukti.
Pada leg kedua nanti, Benfica berada dalam posisi tertinggal agregat 0-1. Mereka wajib menang dengan selisih dua gol untuk memastikan tiket ke babak 16 besar, sementara Real Madrid hanya membutuhkan hasil imbang untuk melaju.
